Palembang | Tintamerah.co.id – Stand BPJS Kesehatan yang berada di Sriwijaya Expo Di Jakabaring Sport City (JSC) sangat membantu untuk memberikan informasi seputaran untuk mengenai fasilitas mengenai kesehatan terbukti hampir setiap hari ada pengunjung yang mengunjungi stand BPJS Kesehatan yang berada di Sriwijaya Expo di JSC itu terungkap dari salah satu pengunjung Anwar Sani saat ditemui di lokasi, Senin (4/7/2022)
Dikatakan Anwar Sani, dimana tadi saya bertanya kepada pegawai BPJS Kesehatan yang berada di stand BPJS di Sriwijaya Expo JSC ini, dimana saya tadi bertanya bahwa ada keluarga yang baru melahirkan.
Kebetulan tadi bertanya, bahwa dia bayar mandiri, bagaimana proses untuk masuk anak yang baru lahir.
“Dimana tadi sudah dijelasin, ternyata disuruh menghubungi lewat telepon ini yang disuruh oleh pegawai BPJS Kesehatan yang ada di stand disini,” ujarnya.
Kemudian, dimana ada nomer tersendiri, jadi bisa daftar sendiri dengan persyaratan yang ada, seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) baik ibu atau bapak, dan perbankan.
Dimana saya sendiri sudah memiliki Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dimana menurut saya sendiri sangat banyak sekali keunggulannya dari aplikasi tersebut.
“Pastinya bisa yang pertama, kita bisa melihat cek-cek peserta BPJS, dan cek saldo kita tentunya,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, kalau saya sendiri tergabung di BPJS Kesehatan sudah lama, dimana kita dapat fasiltas BPJS Kesehatan dari kerja yakni perusahaan, bukan pribadi.
Tapi tadi yang kita tanyakan adalah adik yang pribadi, sedangkan saya dari perusahaan, bukan pribadi.
Sebetulnya tidak ribet, kalau sudah dipanggil tidak ribet sebenarnya, cuma kadang-kadang mau melalui prosesnya itu, antrenya panjang.
“Kadang-kadang waktunya disana yang ribetnya, sudah melalui nomer telepon, dan kita ingin mencobanya,” katanya.
Masih disampaikannya, dimana akan kita coba dahulu melalui telepon mandiri, apakah ribet atau bagaimana nanti, karena baru kali mau mendaftarkan proses lewat by telepon mandiri.
Selama ini yang ngurus kita adalah HRD bukan kita, untuk masalah ribet atau tidak, mereka yang tahu. Dimana saya pernah ngurus yang mandiri ini, punya kakak ini, menurut saya sih tidak terlalu ribet.
“Dimana untuk kami sendiri baik saya ataupun adik menggunakan kelas 2 di BPJS Kesehatan,” bebernya.
Ditambahkannya, harapan kepada BPJS Kesehatan ini keinginannya agar dilancarkan untuk segala urusan.
Kadang-kadang kasihan untuk orang-orang yang kecil ini terutama, mau cepat, cuma mau itu begitu, kadang-kadang mereka bingung, kami tidak mengerti urusannya bagaimana.
“Satu hal kakak saya sendiri, orang awam kadang-kadang bingung mereka ke BPJS Kesehatan mau kemana dahulu, kecuali yang sudah paham sih enak, dan untuk harga sendiri relatif bagi yang mampu,” jelasnya.(DNL)















