Sumsel Melangitkan Doa Agar Pandemi Sirna

Rabu, 14 Juli 2021 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG|Tintamerah.Co.Id-
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar kegiatan bertajuk Sumatera Selatan Melangitkan Doa Agar Pandemi Segera Sirna, Jumat (16/7/2021) malam, pukul 20.00 WIB. Kegiatan doa digelar secara dalam jaringan (daring) dan akan dipimpin perwakilan masing-masing agama.

Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA ditemui Rabu (14/7) pagi menuturkan, gerakan Sumatera Selatan Melangitkan Doa Agar Pandemi Segera Sirna merupakan tindak lanjut dari kegiatan PrayFromHome yang dilaksanakan Kemenag RI secara daring pada 11 Juli lalu. Menurutnya, format kegiatan juga akan digelar serupa dengan PrayFromHome yang lalu.
“Rencananya akan ada pembacaan doa bersama yang dipimpin perwakilan masing-masing agama. Untuk agama Islam, kita sudah mengajukan permohonan kepada KH. Mal An Abdullah, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua FKUB Provinsi Sumsel. Sedangkan untuk tokoh agama-agama yang lain masih kita koordinasikan,” jelas Mukhlisuddin.

BACA JUGA  Diduga Arus Pendek Listrik, Pabrik Triplek Ludes Terbakar

Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Dr. H. Saefudin M.Si menambahkan, Gerakan PrayFromHome yang digelar Kemenag RI pada 11 Juli lalu melibatkan 10 ribu partisipan dari Sabang sampai Merauke. Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Agama KH. Yaqut Cholil Qoumas, Gubernur, Bupati, Walikota, Kakanwil, Kakankemenag Kabupaten/Kota se-Indonesia, serta segenap ASN Kementerian Agama. Gerakan PrayFromHome merupakan kesadaran masyarakat sebagai anak bangsa untuk membangun optimisme dan keyakinan bahwa atas kehendak Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia dapat mengatasi pandemi Covid-19.

“Perjuangan melawan pandemi belumlah usai. Kita tidak bisa memastikan kapan wabah ini akan berakhir. Untuk itu, Kementerian Agama mengajak masyarakat untuk bekerja dari rumah, beribadah dari rumah, dan juga berdoa dari rumah demi menghindari kerumunan. Menghadapi situasi sulit ini, selain ikhtiar lahiriah, kita juga wajib melakukan ikhtiar batiniah. Mari memanjatkan doa, memohon agar beban kita diringankan, agar rakyat, bangsa, dan negara, juga dunia segera terbebas dari Pandemi Covid-19 dan segala macam bentuk musibah,” ujar Saefudin menutup pembicaraan. (YL)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru