Wabup Banyuasin Bersama Pangdam II Sriwijaya Panen Perdana di Komplek Edukasi Wisata Agriekoteknologi

Kamis, 10 Februari 2022 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id – Wakil Bupati Banyuasin, H Slamet Somosentono, didampingi oleh Wakil Ketua Penggerak TP PKK Banyuasin, Hj Neny Triharyani bangga atas pemanfaatan wilayah produktif sebagai potensi wisata alam dan wahana pembelajaran teknologi pertanian yang ada di Kabupaten Banyuasin, dalam kegiatan panen perdana di komplek edukasi Wisata agriekoteknologi KOREM 044/Gapo Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis (10/02/2022).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi yang didampingi oleh Kasdam II Sriwijaya, Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko, Danrem 044 Garuda Dempo, Brigjen TNI M. Naudi Nurdika, beserta jajaran UPTD Kabupaten Banyuasin.

Komplek edukasi Wisata agriekoteknologi KOREM 044/Gapo Desa Gelebak Dalam, Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin ini merupakan lahan produktif seluas 25 Hektare. Yang sebelumnya merupakan lahan dimiliki oleh warga namun dimaksimalkan untuk kawasan wisata dan edukasi teknologi, dimana pemanfaatan lahan tersebut juga merupakan salah satu solusi permanen penanganan karhutlah.

BACA JUGA  Polres PALI Lakukan Penyuluhan di Desa Tambak

Dikatakan oleh Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi, jika tempat ini nantinya akan dijadikan kawasan wisata masyarakat, sekaligus untuk pembelajaran di bidang teknologi agronomi, juga sebagai sarana hiburan masyarakat sekitar. Dalam kawasan ini ada kawasan pertanian terpadu, dimana satu lokasi namun terdapat tiga metode pertanian didalamnya, seperti kegiatan hari ini merupakan panen perdana yang dimana tanamannya dikembangkan dengan sistem teknologi pertanian, mulai dari penggunaan pupuk alam hingga pengelolaan pertumbuhannya.

“Bukan hanya menjadi tempat wisata saja, namun sebagai wilayah edukasi teknologi pertanian ldengan 3 metode farming, yaitu pertanian, peternakan, perikanan, menjadi satu,” katanya.

Terlebih sekarang ini, sudah ada wisata outbond, wisata bidang peternakan, wisata edukasi pertanian, dan juga edukasi di bidang pengembang biakan bibit ikan, juga pengembang kegiatan usaha perikanan budidaya yang berkelanjutan (sustainable), dengan penerapan sistem budidaya alternatif ekstensif, yaitu penggunaan kolam terpal.

BACA JUGA  Polsek Babat Toman Ringkus Satu Pelaku Curat, Dua Diantaranya DPO

“Kami mengharapkan bantuan pemerintah Banyuasin dalam pemaksimalan kawasan wisata ini,” tambahnya.

Dirinya menambahkan jika kawasan tersebut kedepan jangan hanya dijadikan salah satu sarana wisata umum saja, namun bisa dijadikan tempat untuk belajar dan mencari informasi dibidang pertanian dan peternakan.

Sementara Wakil Bupati Banyuasin, H Slamet Somosentono mengatakan, jika dirinya bangga dengan pemaksimalan lahan yang dilakukan disini, terlebih untuk mengedukasi masyarakat, dan anak muda tentang teknologi pertanian dan peternakan. Bahkan dirinya mendukung kegiatan edukasi di wilayah komplek wisata agriekoteknologi di Banyuasin.

“Kita bangga, ada komplek wisata edukasi agriekoteknologi di banyuasin. Agar anak muda mau belajar dan memahami kemajuan teknologi dibidang pertanian,” katanya.

BACA JUGA  Kepala Rutan Kelas I Palembang dan Jajaran lakukan audiensi dengan Wakil Walikota Palembang

Wakil Bupati Banyuasin, menambahkan jika bersama dengan Bupati Banyuasin, H Askolani, juga memiliki program yang dicanangkan dalam bidang pertanian, dirinya mengharapkan untuk warga sekitar agar tetap menjaga lingkungan di wisata agriekoteknologi ini. Dan untuk kedepan, kemungkinan akses untuk masuk ke komplek wisata ini akan dimaksimalkan, agar masyarakat datang juga terasa nyaman.

“Ini menjadi icon wisata di Banyuasin dan bersama Bupati Banyuasin dan berkoordinasi dengan TNI, kita akan lebih kembangkan kedepan lagi,” tambahnya.

Wakil Bupati Banyuasin beserta tamu undangan lain juga melakukan panen raya sayur sayuran, yang sebelumnya telah ditanam oleh pihak Korem 044/Gapo, juga melakukan pelepasan bibit ikan di kolam yang ada di komplek wisata agriekoteknologi Banyuasin tersebut.
(Denny)

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru