2.694 Jemaah Debarkasi Palembang Telah Kembali Ke Tanah Air

Minggu, 30 Juni 2024 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id  —
Sebanyak 450 jemaah haji kloter 6 asal Babel, Pagaralam, dan Kota Palembang tiba di Palembang, Minggu (30/06/2024) pagi. Total jemaah haji debarkasi Palembang yang telah kembali ke Tanah Air berjumlah 2.694 jemaah.
PLH. Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumsel Win Hartan menjelaskan, saat berangkat ke Tanah Suci, jemaah haji kloter 6 berjumlah 450 orang. Namun satu jemaah asal nama Abdul Rani Rasyid (74) asal Belitung wafat di Mekkah. Saat kepulangan kembali ke Tanah Air, ada jemaah tanazul masuk yaitu Samiati Marto Saliyo asal kloter 9 yang bergabung pulang. Dengan demikian, jemaah yang tiba di Tanah Air berjumlah 450 orang.
“Hingga hari ini, Debarkasi Palembang total telah menerima kepulangan 2.694 jemaah. Rinciannya, 1.558 asal Sumsel, 1.106 asal Bangka Belitung, dan 30 petugas kloter. Sedangkan jemaah haji yang meninggal berjumlah 22 orang dengan rincian dua meninggal di embarkasi dan 20 meninggal di Arab Saudi,” jelas Win Hartan.
Dia menambahkan, hingga kloter 6 sudah ada 11 jemaah yang pulang lebih cepat dari jadwal (tanazul). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memang memberikan kesempatan kepada jemaah untuk melakukan tanazul atau pengajuan pulang lebih cepat dari jadwal yang seharusnya, ataupun pengunduran waktu pulang dari jadwal yang seharusnya mungkin lebih awal.
“Pelaksanaan tanazul diprioritaskan bagi jemaah sakit. Tanazul dan evakuasi dilakukan untuk pasien yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), paska-rawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS) atau dari kloter. Sebelum melakukan tanazul dan evakuasi, dokter akan memberikan penilaian apakah jemaah haji layak atau tidak layak meneruskan ibadahnya,” terang Win Hartan.
“Jika dinyatakan tidak layak meneruskan ibadahnya, bahkan berpotensi memperberat penyakitnya, maka dapat dilakukan pemulangan lebih awal (dini) atau ditunda dari jadwal yang telah ditentukan,” jelas Win Hartan.
Sementara itu, acara penyambutan sekaligus pelepasan jemaah haji kloter 6 sendiri digelar di Aula Asrama Haji dengan diikuti jemaah Pagaralam dan Kota Palembang. Sedangkan jemaah asal Babel transit di Bandara SMB II Palembang, menunggu penerbangan menuju Pangkal Pinang. Mereka dijadwalkan terbang dengan maskapai Garuda Indonesia dalam dua penerbangan, yakni pada pukul 12.55 WIB dan 13.10 WIB.
Hadir pada acara pelepasan, PLH. Kabid PHU Win Hartan, para Kepala Bidang Kanwil Kemenag Sumsel, PLH. Kakankemenag Pagaralam Silahudin, Direktur PT Swarna Dwipa selaku pengelola asrama haji Rebo Iskandar Pohan, serta PPIH Debarkasi Palembang.

BACA JUGA  Ardian Saputra dan Dandim 0412/LU Bangun Rumah Warga Desa Sumber Arum

(MCH Debarkasi Palembang)

Berita Terkait

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terbaru