Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Sabtu, 25 April 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 saat menerima penghargaan dalam ajang 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand, Jumat (24/4). PHR Zona 1 sukses memboyong penghargaan Platinum untuk kategori Best Women Empowerment dan Silver untuk Best Community Program. (Foto: Dok/SKK Migas Sumsel)

Perwakilan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 saat menerima penghargaan dalam ajang 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand, Jumat (24/4). PHR Zona 1 sukses memboyong penghargaan Platinum untuk kategori Best Women Empowerment dan Silver untuk Best Community Program. (Foto: Dok/SKK Migas Sumsel)

BANGKOK | tintamerah.co -, Di balik gemerlap lampu aula 18th Annual Global CSR & ESG Summit & Awards 2026 di Bangkok, Thailand, terselip sebuah cerita tentang martabat yang dipulihkan dan alam yang kembali bernapas. Jumat (24/4/2026), Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 membuktikan bahwa industri energi tidak melulu soal pengeboran minyak, melainkan juga tentang memberdayakan jiwa yang sempat patah.

Dua penghargaan tertinggi berhasil dibawa pulang: Platinum untuk kategori Best Women Empowerment lewat program “Srikandi Perubahan”, dan Silver untuk kategori Best Community Program melalui inisiatif “Beeyond Honey”.

Membasuh Stigma dengan Canting

Bagi Warga Binaan Perempuan (WBP) di Lapas Kelas II Jambi, tembok penjara seringkali terasa seperti akhir dari segalanya. Namun, melalui program Srikandi Perubahan yang diinisiasi oleh PT Pertamina EP Field Jambi, tembok itu justru menjadi saksi lahirnya para pengusaha baru.

BACA JUGA  Pembukaan Turnamen Piala Ketua DPRK Aceh Timur Bandar Khalifah Cup 2023

Sejak 2021, denting canting dan aroma malam (lilin batik) menjadi terapi sosial bagi mereka. Program ini tak sekadar mengajarkan teknik membatik, tapi mengembalikan kepercayaan diri yang sempat luntur karena stigma. Hasilnya nyata: kini telah tumbuh sedikitnya 10 unit usaha mulai dari kriya hingga kuliner yang dikelola oleh para perempuan hebat ini.

“Keberhasilan ESG bukan hanya diukur dari program yang dijalankan, tetapi dari perubahan hidup yang dihasilkan,” ungkap Manager CID Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Sabtu (25/4/2026). Srikandi Perubahan telah menjadi ruang transformasi, mengubah masa lalu yang kelam menjadi masa depan yang berwarna seperti motif batik yang mereka lukis.

BACA JUGA  Kejati Bengkulu Raih 3 Penghargaan Atas Prestasi Capaian Kinerja Tahun 2022

Simfoni Lebah untuk Bumi

Sementara itu, di sudut lain wilayah kerja PHR, ribuan lebah menjadi “pahlawan” kecil bagi lingkungan. Program Beeyond Honey oleh PT Pertamina Hulu PHE Jambi Merang menjawab keresahan masyarakat akan rusaknya ekosistem.

Lebah-lebah ini bukan sekadar penghasil madu, melainkan bioindikator lingkungan. Melalui budidaya lebah yang terintegrasi dengan revegetasi (penghijauan kembali), PHR Zona 1 berhasil menyinergikan konservasi dengan ekonomi. Desa-desa yang dulunya lesu kini berdenyut kembali, memanen 150 hingga 250 kilogram madu setiap bulannya.

Ini adalah bukti bahwa menjaga bumi bisa berjalan beriringan dengan mengisi piring nasi masyarakat.

Teknologi yang Berhati

Ajang tahun ini mengusung tema “AI, Energy & Transition: Resetting ESG in a New Economy”. Meski dunia mulai berbicara tentang Kecerdasan Buatan (AI) dan transisi energi yang canggih, pesan utama dari Bangkok sangat jelas: pembangunan harus tetap human-centric atau berpusat pada manusia.

BACA JUGA  Memperingati Hari Juang TNI AD, Kodim 0412 Lampura Menggelar Sejumlah Rangkaian Kegiatan

Matthias Gelber, International Ambassador Dorod Sdn Bhd, dalam pidato penutupnya mengingatkan bahwa setiap organisasi harus menjadi force of good (kekuatan untuk kebaikan). PHR Zona 1 telah mengambil peran itu dengan memahami kompleksitas sosial di lapangan—bukan sekadar memberikan bantuan, tapi mendampingi hingga masyarakat mandiri.

Dua piala dari Thailand ini memang terbuat dari logam berharga, namun nilai sejatinya ada pada senyum para perempuan di Lapas Jambi dan lestarinya hutan tempat lebah-lebah hinggap. Bagi PHR Zona 1, ini adalah validasi bahwa ketika perusahaan tumbuh bersama masyarakat, energi yang dihasilkan akan jauh lebih besar daripada sekadar angka di laporan keuangan.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Gas Pol! Pasca Dilantik, Kadis PU Lahat Jefran Azsyapputra Langsung Kawal MoU Strategis Perbaikan Jalan
Hijrah ke Bumi Seganti Setungguan, Mantan Kadis PUTR PALI Jefran Azsyapputra Ikuti Gladi Pelantikan Kadis PU Lahat
Jefran Azsyapputra Dijadwalkan Dilantik Jadi Kadis PU Lahat Hari Ini
Ledakan Ekonomi Malam Hari: Ratu Dewa & Herman Deru Sulap Jalan Atmo Jadi Pusat Magnet Wisata Baru!
Gerak Cepat! Polrestabes Palembang Buru Predator Anak di Gandus, Polda Sumsel: Tidak Ada Toleransi!
PALI DARURAT WIBAWA! Aturan Gubernur Jadi “Keset” Kaki PT BSE, DPRD PALI Ngamuk: “Dishub Jangan Jadi Pelayan Cukong, Sikat Tanpa Pandang Bulu!”
OPINI: Ketegasan Jurnalis vs Arogansi Korporasi, Ketika Kritik Dianggap “Mencari Kesalahan” Pertamina

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 12:48 WIB

Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Kamis, 23 April 2026 - 12:58 WIB

Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Rabu, 22 April 2026 - 13:12 WIB

Gas Pol! Pasca Dilantik, Kadis PU Lahat Jefran Azsyapputra Langsung Kawal MoU Strategis Perbaikan Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 09:49 WIB

Hijrah ke Bumi Seganti Setungguan, Mantan Kadis PUTR PALI Jefran Azsyapputra Ikuti Gladi Pelantikan Kadis PU Lahat

Selasa, 21 April 2026 - 09:25 WIB

Jefran Azsyapputra Dijadwalkan Dilantik Jadi Kadis PU Lahat Hari Ini

Berita Terbaru