Tak Jelas Sebabnya, Puluhan Sapi Warga Lahat Mati Mendadak

Senin, 17 Mei 2021 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat | tintamerah.co.id – Puluhan sapi milik warga desa Purnama Sari Kecamatan Kikim Barat  Kabupaten Lahat Mati serentak .

Adanya kejadian yang merugikan warga ini diketahui sejak awal bulan  Ramadan  hingga sebelum hari raya Idul Fitri 1442 H yang lalu.

Menurut salah satu warga Desa Purnamasari Rohim yang merupakan tokoh nmasyarakat setempat mengatakan bahwa sapi-sapi yang mati mendadak ini terjadi sejak masuknya sapi dari luar Kabupaten Lahat yang dijual kepada masyarakat desa ini.

“Sapi-sapi didesa ini selama bulan puasa hingga lebaran tahun ini sekitar 60 Ekor sudah yang mati, terutama sapi-sapi milik warga di Blok Semarang dan Blok DKI Desa Purnamasari ini,” ujarnya saat dibincangi awak media, Senin (17/05/21).

BACA JUGA  Masyarakat Sumsel Diminta Taati Prokes, Ini Imbauan Kapolda

Rohim mencereitrakan awalnya sapi ini sulit untuk makan, gemetar, geleng-geleng kepala lalu keluar darah beku dari lubang hidung, mata dan mulut lalu roboh dan mati.

Berkaitan dengan kejadian yang merugikan warga ini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Astin Putra saat dihubungi melalui saluran Selulernya membenarkan adanya kejadian ini, bahkan Tin Kesehatan Hewan dari Dinas Pertanian sudah turun langsung untuk menanganinya.

“Benar kejadian banyaknya sapi yang mati di Desa Purnamasari ini dan kami dari  Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah turun langsung untuk berusaha menanganinya, hanya saja waktu yang bersamaan dengan bulan Puasa waktu itu belum semua tertangani,”ujarnya.

BACA JUGA  HUT ke-157 Lahat: Gubernur Herman Deru Tekankan Ketangguhan Daerah Hadapi Disrupsi Digital dan Bonus Demografi 2045

Astin menambahkan bahwa jenis Penyakit hewan yang saat ini tengah mewabah ini dipastikan jenis penyakit Jembrana, dan dalam waktu dekat akan melanjutkan penanganan kasus bantaknya sapi ini.

“Kami rencanakan hari Senin (hari ini.red) atau selasa besok akan mendatangi lagi ketempat-tempat dimana banyaknya sapi yang mati mendadak, sekaligus memastikan jenis penyakit sapi yang menyerang harta penduduk ini, semoga bukan penyakit Anstrax sebab kalau jenis penyakit ini menular pada manusia tetapi diduga penyakit hewan yang dinamakan Jembrana,”pungkasnya.

Laporan : SMSI Lahat

Berita Terkait

HUT ke-157 Lahat: Gubernur Herman Deru Tekankan Ketangguhan Daerah Hadapi Disrupsi Digital dan Bonus Demografi 2045
Gelorakan Prestasi Pemuda dan Ekonomi Kreatif, Kapolda Sumsel Pimpin Flag Off Final Race Kejurnas Motoprix 2026 di Lahat
Tancap Gas! Pasca Dilantik, Kadis PUPR Lahat Jeffran Azsyapputra Langsung Terjun ke Lapangan, Cek Potensi Wisata & Infrastruktur di Lubuk Tampang
Kadis PUPR Lahat All-Out Kawal TMMD ke-128 di Lubuk Tampang
Jejak yang Tertinggal, Langkah yang Memanjang: Pamitnya Sang Penata Infrastruktur dari Bumi Serepat Serasan
Satresnarkoba Polres Lahat Sikat Pengedar Sabu di Gang Cahaya
Firdaus Hasbulllah Minta PGK Lahat Jadi Penjaga Moral Kebangsaan
Air Sungai Ayek Lintang Meluap, Kodim 0405/Lahat Evakuasi Warga

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:55 WIB

HUT ke-157 Lahat: Gubernur Herman Deru Tekankan Ketangguhan Daerah Hadapi Disrupsi Digital dan Bonus Demografi 2045

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:59 WIB

Gelorakan Prestasi Pemuda dan Ekonomi Kreatif, Kapolda Sumsel Pimpin Flag Off Final Race Kejurnas Motoprix 2026 di Lahat

Rabu, 22 April 2026 - 15:47 WIB

Tancap Gas! Pasca Dilantik, Kadis PUPR Lahat Jeffran Azsyapputra Langsung Terjun ke Lapangan, Cek Potensi Wisata & Infrastruktur di Lubuk Tampang

Rabu, 22 April 2026 - 15:31 WIB

Kadis PUPR Lahat All-Out Kawal TMMD ke-128 di Lubuk Tampang

Selasa, 21 April 2026 - 12:23 WIB

Jejak yang Tertinggal, Langkah yang Memanjang: Pamitnya Sang Penata Infrastruktur dari Bumi Serepat Serasan

Berita Terbaru