Kunjungi Daerah Pemilihan, Lima Anggota DPRD Sumsel Diserbu Aspirasi

Kamis, 26 Oktober 2023 - 21:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuklinggau | Tintamerah.co.id – Guna Mendengar Keluhan Masyarakat secara langsung, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Dapil VIII kembali melaksanakan Reses Tahap III di wilayah pemilihan Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas(Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara(Muratara).

Reses yang diKoordinator oleh H. Toyib Rakembang dari Partai PAN, diikuti H. A Gabi Subit Partai Demokrat, HM. Solehan Partai Gerindra, H. Novian Fauzi Partai Nasdem, dan Hj. Rita Suryani dari Partai PDIP.

Kordinator Reses H. Toyeb Rakembang diwakili oleh H. A Gani Subit pada awal pembukaan mengucapkan ribuan terimakasih kepada masyarakat Kota Lubuklinggau sempat meluangkan waktu dan bertemu dengan anggota DPRD Sumsel untuk bertukar pikiran (Reses).

BACA JUGA  BBPOM Palembang Lakukan Intensifikasi Pengawasan Kosmetik Tanpa Izin Edar

“Kedatangan kami ke Kota Lubuklinggau tidak lain untuk mendengar secara langsung keluhan masyarakat, jangan ragu sampaikan apapun permintaan mulai dari pembangunan insfrastruktur Perbankan hingga mengenai pendidikan akan kita upaya sampaikan pada saat rapat paripurna bersama Gubernur Sumsel, ” Ujar Gani Subit.

Lebih lanjut, Pria yang sering disapa Gani ini mengatakan akan berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga menuntaskan diakhir jabatannya.
“Kami disini berkomitmen agar apa yang menjadi aspirasi masyarakat tetap terwujud hingga 2025 mendatang,” Ucapnya.

Sementara itu, Aan Ketua RT 01 Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur II sangat Berharap adanya pelebaran jalan lingkungan wilayah. Mengingat jalan itu menjadi lalu lalang pengendara dan sering mengakibatkan kemacetan panjang.

BACA JUGA  H.M Dja'far Shodiq Terpilih Sebagai Ketua PMI OKI 2021-2025

“Kami selaku masyarakat sekitar RT 01 sangat berharap pembangunan jalan sepanjang 1 KM dengan melakukan pelebar hingga 4 meter mengingat jalan tersebut menjadi jalur utama perlintasan masyarakat dari arah Pom Besin Walikota Menuju Simpang Watervang, ” Tegasnya pada acars reses itu.

Sementara ditempat yang sama Lurah Watervang Indra sepri mengungkapkan sebagai pelayan masyarakat pihaknya selalu memberikan pelayanan prima dan baik, namun untuk melakukan itu butuh anggaran yang cukup. Sementara banyak perlengkapan kantor tidak memadai.

“Alhamdulliah Pemerintah Daerah 100 persen membebankan kegiatan Kelurahan secara gratis terhadap masyarakat, namun kami tidak berdaya dimana untuk memberikan pelayanan prima masih banyak perlengkapan kantor dengan kekurangan seperti Komputer dari tahun 2018 hingga sekarang masih kurang sementara yang ada sudah mulai rusak, ” Keluhnya.

BACA JUGA  Tim Tapal Batas Pasang Pilar Batas Wilayah Pemkab Atim Dan Kota Langsa

Bambang Susilo warga Desa Mardiharjo menyampaikan keluhan kesulitan mencari mangsa pasar hasil panen pertanian mengingat usaha taninya lagi sangat berkembang.

Hariyadi warga Kelurahan P2 Purwodadi
merasa ada ketimpangan antara desa dan kelurahan mengingat banyaknya jalan berlobang di setiap gang, berharap dari reses ini dapat merealisasikan kuingin masyarakat.
“Kami ingin mengusulkan jalan beton mengingat jalan kami sudah tidak layak digunakan masyarakat,” pintanya.*

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru