Hidup Sebatang Kara, Satgas Pam Puter Enggano Sambangi Nenek Rokaya

Jumat, 29 Maret 2024 - 00:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkulu | Tintamerah.co.id – Melihat kondisi seorang nenek yang hidup sebatang kara di Pulau Enggano, Satgas Pam Puter Enggano tidak tinggal diam, tapi langsung bergerak memberikan bantuan berupa Kerja Bhakti dan pemberian Sembako di rumahnya.

Hal tersebut diungkapkan Dandim 0423/BU Letkol Kav Aidil Hajri, M.Han. dalam rilisnya. Bengkulu Utara. Rabu. (27/03/2024)

Diungkapkan Dandim, Nenek Rokaya merupakan salah satu warga yang berdomisili di Pulau Enggano adalah seorang lansia yang hidup sebatang kara, untuk menghidupi kebutuhannya sehari-hari Nenek Rokaya ini dibantu oleh warga sekitar.

“Satgas Pam Puter Enggano dipimpin Danton Satgas Letda Inf Mas Julian dan beberapa personel melaksanakan kegiatan kerja bakti dan memberikan sembako di rumah Nenek Rokaya yang saat ini hidup sebatang kara di Pulau Enggano.” ujar Letkol Aidil

BACA JUGA  Edukasi Dini TNI Angkatan Laut: Kunjungan Antusias TK Negeri Pembina Rantau Panjang ke Lanal Palembang

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian Satgas Pam Puter Enggano terhadap warga terutama yang sudah berusia lanjut, apalagi nenek Rokaya merupakan seorang janda yang hidup sebatang kara, tidak memiliki anak dan suaminya pun sudah meninggal dunia.” terangnya

Kegiatan bakti sosial ini, lanjutnya, bertujuan untuk mendekatkan prajurit Satgas Pam Puter Enggano dengan masyarakat, sehingga tercipta kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“Sebelum pemberian sembako kepada Nenek Rokaya, Kegiatan diawali dengan kerja bhakti pembersihan dan merapikan pekarangan rumahnya sehingga menjadi bersih, rapi dan terpelihara.” tuturnya

“Kami akan rutin melaksanakan Bhakti Sosial ini, mengingat beliau sudah tidak lagi memiliki sanak saudara yang bisa merawat langsung di rumahnya.” pungkasnya.*

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru