Menembus Sekat Birokrasi: Firdaus Hasbullah ‘Gedor’ Disdik Sumsel Demi Transparansi SPMB

Kamis, 26 Maret 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

"Stop Titip-Titipan!" 🛑 Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, tegaskan transparansi penuh dalam SPMB saat sidak ke Disdik Sumsel. Kualitas pendidikan adalah hak, bukan hasil lobi-lobi. (Dok/FH)

PALEMBANG | tintamerah.co -, Ada nada yang tidak biasa dalam ruang rapat Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis (26/3/2026). Bukan sekadar basa-basi birokrasi, melainkan sebuah tuntutan keras akan keadilan bagi putra-putri daerah. Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, datang dengan satu misi yang jelas: Memastikan tidak ada lagi “permainan” di bawah meja dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kunjungan kerja ini bukan sekadar seremoni. Dengan tatapan tajam dan diksi yang lugas, pria yang akrab disapa FH ini menegaskan bahwa wajah pendidikan Sumatera Selatan tidak boleh tercoreng oleh sistem yang korup dan tertutup.

PALI Memantau: “Tidak Ada Titip-Titipan!”

Di hadapan jajaran pejabat Disdik Sumsel, Firdaus Hasbullah mengeluarkan pernyataan yang mengguncang rasa nyaman para pemangku kebijakan. Ia menegaskan bahwa tahun ini, Kabupaten PALI mengambil sikap berdiri sebagai pengawas yang paling depan.

BACA JUGA  Irwasda Polda Sumsel Pimpin Sidang Terbuka Kelulusan Akhir Tingkat Panda Penerimaan Terpadu Taruna/I Akpol Polri dan Bintara Polri 2022

“PALI tahun ini, saya ikut memantau Bapak/Ibu sekalian. Tidak ada titip-titipan! Mau itu Bupati, mau siapapun dia!” tegas Firdaus dengan nada tinggi yang memecah keheningan ruangan.

Pernyataan ini bukan tanpa alasan. FH menyadari betul bahwa selama ini, akses pendidikan berkualitas di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) seringkali menjadi “barang mewah” yang hanya bisa diakses oleh mereka yang memiliki “orang dalam”. Dengan diambil alihnya kewenangan SMA oleh Provinsi, pengawasan justru harus diperketat, bukan malah menjadi celah untuk praktik kolusi.

Menggugat Keterbatasan Kewenangan

Dalam diskusinya, Firdaus juga menyoroti ironi yang terjadi di lapangan. Dahulu, pemerintah daerah memiliki tangan yang panjang untuk membenahi infrastruktur dan kualitas ekstrakurikuler di sekolah-sekolah lokal. Namun, sejak regulasi memindahkan kewenangan ke tangan Provinsi, daerah seolah “terbelenggu” untuk berbuat lebih.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Menghadiri Serta Doa Bersama lintas Agama Untuk Negeri

“Dulu kita selalu memperhatikan kekurangan, baik itu infrastruktur, prasarana, maupun pelaksana ekstrakurikuler. Tapi sekarang, kewenangan kita sudah dibatasi karena SMA sudah diambil alih oleh Provinsi,” ujarnya.

Kritik tajam ini menjadi tamparan bagi Pemerintah Provinsi untuk tidak menutup mata terhadap kondisi riil di daerah, terutama di Bumi Serepat Serasan. FH menuntut agar transparansi SPMB menjadi harga mati agar anak-anak berprestasi dari pelosok PALI tidak kalah oleh “surat sakti” dari oknum pejabat.

Pesan Tegas untuk Masa Depan

Kunjungan ini diakhiri dengan pesan yang sangat kuat: Pendidikan adalah hak, bukan hadiah. Firdaus Hasbullah memastikan bahwa DPRD PALI tidak akan tinggal diam jika ditemukan praktik diskriminasi dalam penerimaan siswa baru.

BACA JUGA  KLHK Tinjau Pelaksanaan Rehabilitasi DAS Medco E&P di Sumatera Selatan

Langkah berani ini diharapkan menjadi alarm bagi seluruh instansi pendidikan di Sumatera Selatan. Bahwa di tengah arus birokrasi yang seringkali keruh, masih ada wakil rakyat yang berani pasang badan demi transparansi dan keadilan bagi generasi penerus.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru