Dongkrak PAD Lewat BUMD, Pemkab PALI Siap Ambil Alih Sumur Minyak Non-Aktif Pertamina Berdasarkan Permen 14

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKSI TEGAS DONGKRAK PAD: Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, saat memberikan keterangan pers dalam wawancara khusus mengenai rencana pengambilalihan sumur tua Pertamina melalui BUMD berbasis Permen 14, bertempat di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026). Pemkab PALI berkomitmen mengoptimalkan sektor migas guna memperkuat kemandirian fiskal daerah. (Foto: Dok/Santo)

AKSI TEGAS DONGKRAK PAD: Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, saat memberikan keterangan pers dalam wawancara khusus mengenai rencana pengambilalihan sumur tua Pertamina melalui BUMD berbasis Permen 14, bertempat di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026). Pemkab PALI berkomitmen mengoptimalkan sektor migas guna memperkuat kemandirian fiskal daerah. (Foto: Dok/Santo)

PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan terus bergerak cepat mencari terobosan baru guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu langkah strategis dan berani yang kini tengah digodok adalah rencana pengelolaan sumur minyak tua atau sumur rakyat yang tidak lagi dioperasikan oleh Pertamina, dengan memanfaatkan regulasi Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 14 Tahun 2008.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab PALI untuk tidak lagi menjadi penonton dalam pengelolaan kekayaan alam di daerahnya sendiri, melainkan bertindak sebagai pemain utama demi kesejahteraan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, menegaskan bahwa potensi sumur rakyat dan sumur-sumur non-aktif milik Pertamina yang tersebar di wilayah PALI harus mampu memberikan dampak finansial langsung bagi daerah. Regulasi melalui Permen 14 memberikan ruang legal bagi daerah untuk mengelola sumur-sumur tersebut melalui BUMD atau Koperasi Unit Desa (KUD).

BACA JUGA  Mengapa Puskesmas Talang Ubi Dipindahkan Lagi?

“Kami tidak ingin potensi yang ada ini menguap begitu saja atau justru dikelola secara ilegal yang malah merugikan negara dan membahayakan warga. Pemkab PALI mendorong penuh agar BUMD kita maju dan mengambil peran profesional untuk menyasar sumur-sumur Pertamina yang sudah tidak produktif bagi mereka, namun masih sangat potensial bagi PAD kita,” ujar Iwan Tuaji saat memberikan keterangan tegas di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026).

Optimalisasi BUMD Sebagai Mesin Uang Daerah

Wabup Iwan Tuaji menjelaskan, selama ini kontribusi sektor migas ke daerah mayoritas mengandalkan dana bagi hasil (DBH) yang skemanya diatur oleh pusat. Dengan mendorong BUMD masuk ke ranah pengelolaan sumur tua secara resmi, Pemkab PALI dapat menciptakan sumber pendapatan baru yang lebih mandiri dan terukur.

BACA JUGA  "Lonceng Kematian Pers PALI: Antara Ancaman Penjara dan Suap Berbalut Sirup"

“Ini adalah momentum bagi BUMD PALI untuk menunjukkan taringnya. Pengelolaan sumur tua di bawah payung hukum Permen 14 ini bukan sekadar mengejar keuntungan semata, tetapi juga merupakan upaya pembinaan. Kita melegalkan aktivitas yang selama ini dianggap abu-abu, mengaturnya sesuai standar keselamatan kerja, dan memastikan hasilnya kembali ke kas daerah dan masyarakat,” lugasnya.

Pemkab PALI juga memastikan akan segera melakukan koordinasi intensif dengan pihak Pertamina dan SKK Migas guna memetakan sumur-sumur mana saja yang memenuhi syarat untuk diserahkelolakan. Langkah ini diharapkan tidak hanya mendongkrak PAD, tetapi juga membuka lapangan kerja baru yang aman dan legal bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah operasional.

BACA JUGA  SKANDAL BESAR! 34 Oknum Polisi Polres PALI Diduga Berkomplot Manipulasi Gaji: Hukum Rimba di Tubuh Korps Bhayangkara?

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru