Sarang Tawon ‘Gong’ Meneror Jalan Merdeka, Tim Rescue Damkar PALI Bergerak Cepat Lakukan Eksekusi Pembakaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah personel Tim Rescue Damkar Kabupaten PALI saat memusnahkan sarang tawon ‘Gong’ menggunakan metode pembakaran di kawasan Golf Permai, Jalan Merdeka KM 5, Talang Ubi pada malam hari. Langkah ini diambil guna memastikan koloni tawon musnah total demi keselamatan warga dan kru redaksi tintamerah.co. (Foto: Dok/tintamerah.co)

Sejumlah personel Tim Rescue Damkar Kabupaten PALI saat memusnahkan sarang tawon ‘Gong’ menggunakan metode pembakaran di kawasan Golf Permai, Jalan Merdeka KM 5, Talang Ubi pada malam hari. Langkah ini diambil guna memastikan koloni tawon musnah total demi keselamatan warga dan kru redaksi tintamerah.co. (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Suasana di kawasan Golf Permai, Jalan Merdeka KM 5, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi mendadak tegang. Pasalnya, sebuah sarang tawon jenis ‘Gong’ (tawon kepala) berukuran besar bersarang tepat di pinggir jalan depan kantor redaksi media online tintamerah.co. Keberadaan kawanan serangga agresif ini jelas menjadi ancaman maut bagi kru redaksi dan warga yang melintas.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi taktis pada malam hari demi menghindari agresivitas tawon.

Metode Pembakaran untuk Penuntasan Total

Dipimpin langsung oleh komandan regu di lapangan, proses evakuasi berjalan dramatis namun terukur. Petugas memutuskan menggunakan metode pembakaran untuk memusnahkan sarang tawon yang melekat erat di area yang sulit dijangkau tersebut.

BACA JUGA  BOROK ADERA FIELD KEMBALI DIGUNCANG: FPR PALI Seret Dugaan Pelanggaran ke WBS, Ancaman 'Tsunami' Massa Intai SKK Migas!

“Kami menggunakan metode pembakaran karena posisi sarang berada di area yang sulit (melekat ditanah). Jika hanya diambil manual, dikhawatirkan masih ada tawon yang tersisa di dalam lubang atau tanah dan membahayakan warga sekitar. Maka, sistem pembakaran dipilih untuk menuntaskan keseluruhan,” ujar Komandan Regu, Rosidi, didampingi personel Tim Rescue Damkar PALI di lokasi kejadian, Jumat (5/6/2026).

Rosidi juga memaparkan bahwa Damkar PALI sebenarnya memiliki berbagai metode dalam mengeksekusi sarang tawon, mulai dari penyemprotan racun khusus lebah, metode manual dengan dievakuasi ke dalam sangkar/stop, hingga metode pembakaran. Untuk kasus tawon ‘Gong’ di Jalan Merdeka ini, pemusnahan total dengan api dinilai sebagai langkah paling aman dan efektif.

BACA JUGA  SKANDAL PALI: Dishub "Mandul" di Hadapan PT MHP, Ubaidillah: Apa Karena Hibah 9 Hektar Kalian Bungkam?

Sebanyak 6 personel rescue baku hantam mematikan pergerakan koloni tawon tersebut hingga lokasi dipastikan benar-benar steril dan kondusif.

Kepala Damkar PALI: Kami Siap 24 Jam Melayani Masyarakat

Secara terpisah, Kepala Dinas Damkar Kabupaten PALI, Rizal Pahlevi, menegaskan bahwa jajarannya tidak pernah main-main dalam urusan keselamatan warga. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk ancaman, baik kebakaran maupun gangguan hewan berbahaya.

“Damkar Kabupaten PALI selalu siap melayani dan menindaklanjuti setiap laporan kejadian dari masyarakat. Personel kami terlatih untuk penanganan kebakaran maupun penyelamatan (rescue) seperti ini. Jangan bertindak sendiri jika membahayakan, segera hubungi kami,” tegas Rizal Pahlevi saat dihubungi tintamerah.co.

Aksi tanggap cepat ini mendapat apresiasi dari pihak redaksi tintamerah.co dan warga sekitar yang kini bisa bernapas lega tanpa bayang-bayang sengatan mematikan dari tawon ‘Gong’.

BACA JUGA  Iwan Tuaji Sebut Pemda ‘BERANI’ Genjot PAD PALI Hingga Ratusan Milyar Rupiah, Memang Bisa?

 

Penulis: Efran| Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

LPG 3 Kg di PALI Tembus Rp30 Ribu: Ke Mana Perginya Hati Nurani dan Tindakan Pemangku Kebijakan?
Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Kadis LH PALI Gandeng Media Massa Bongkar Ego Sektoral dan Serukan Aksi Nyata, Bukan Seremonial!
Bukan Sekadar Seremonial, DLH PALI Pertegas Sanksi Korporasi Nakal dan Serukan Aksi Nyata di Hari Lingkungan Hidup
Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DLH PALI Tabuh Genderang Perang Melawan Degradasi Ekologi dan Tantangan Lapangan
JERITAN RAKYAT MISKIN PALI: Elpiji 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Ke Mana Larinya Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif?!
Jaga Tren Positif, Bappeda PALI Gempur Kemiskinan Ekstrem Lewat Validasi Data dan Program ‘Satu Desa Satu Produk’
BABAK BARU SKANDAL CETAK SAWAH TEMPIRAI: Melalui Perjuangan Panjang dan Berdarah-darah, Kades Akhirnya Terbitkan SKT Suparin!
Menembus Target 2026: Bappeda PALI Pacu Realisasi Fisik dan Serapan Anggaran Program Strategis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:52 WIB

LPG 3 Kg di PALI Tembus Rp30 Ribu: Ke Mana Perginya Hati Nurani dan Tindakan Pemangku Kebijakan?

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:07 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: Kadis LH PALI Gandeng Media Massa Bongkar Ego Sektoral dan Serukan Aksi Nyata, Bukan Seremonial!

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, DLH PALI Pertegas Sanksi Korporasi Nakal dan Serukan Aksi Nyata di Hari Lingkungan Hidup

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:37 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia: DLH PALI Tabuh Genderang Perang Melawan Degradasi Ekologi dan Tantangan Lapangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:14 WIB

Sarang Tawon ‘Gong’ Meneror Jalan Merdeka, Tim Rescue Damkar PALI Bergerak Cepat Lakukan Eksekusi Pembakaran

Berita Terbaru