Bapenda PALI Geber Optimalisasi PAD, Aryansyah: Sinergi Sektor Energi Kunci Utama Ketahanan Fiskal Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | tintamerah.co -, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan di bawah komando Aryansyah kini tengah mengambil langkah taktis dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menyadari besarnya potensi sektor energi di wilayahnya, Bapenda PALI bergerak progresif dengan mengoptimalkan sinergi bersama PT Pertamina dan mitra strategis, serta menerapkan skema creative financing untuk mengelola sumur minyak tua.

Dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Senin (29/6/2026), Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa setiap aktivitas investasi energi di PALI memberikan dampak nyata bagi kas daerah.

Langkah Konkret dan Strategi Bisnis BUMD

Menjawab tantangan mengenai korelasi investasi dengan peningkatan PAD, Aryansyah menjelaskan bahwa Bapenda kini terlibat aktif dalam memformulasikan rencana bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini dilakukan agar potensi fiskal dapat dipetakan dengan akurat.

BACA JUGA  Lomba Mewarnai di Sunday Morning, Disdik PALI: Stimulasi Kreativitas Siswa Sekaligus Gerakkan Ekonomi

“Langkah pasti yang dilakukan Bapenda adalah kita berusaha mendapatkan berapa besar potensi pemasukan yang akan kita terima. Hal ini terakumulasi di dalam rencana bisnis yang disampaikan BUMD kita dengan PT Pertamina Hulu Energi,” ungkap Aryansyah dengan tegas.

Aryansyah menambahkan bahwa Bapenda, bersama tim dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), memberikan masukan krusial dalam penyusunan rencana bisnis BUMD tersebut. Fokus utamanya adalah menentukan porsi penerimaan yang masuk ke kas daerah serta porsi yang dapat dioptimalkan kembali untuk operasional BUMD.

“Nanti kita akan memberikan masukan seberapa besar fiskal yang akan kita terima kepada BUMD. Sehingga nanti BUMD bisa membuat rencana bisnis mereka, kemudian berapa persen dari penerimaan masuk ke kas daerah Kabupaten PALI yang bisa nanti dimanfaatkan kembali oleh BUMD-nya kita,” paparnya.

BACA JUGA  PT Pertamina Asset 2 Pendopo Field Mengapresiasi Kegiatan Sedekah Bumi Desa Benakat Minyak

Ia memberikan ilustrasi konkret mengenai pengelolaan dana tersebut. “Jadi misalnya kita mendapatkan dana 30 miliar per bulan, berapa persen dana 30 miliar ini yang bisa dimanfaatkan kembali oleh BUMD untuk operasional mereka. Jadi langkah-langkah rencana bisnis ini, Bapenda beserta tim, salah satunya mungkin BPKAD, akan memberikan masukan di dalam BUMD membuat rencana bisnis mereka. Itu langkah pastinya kita,” tegas Aryansyah.

Mendobrak Birokrasi demi Iklim Investasi

Dalam upaya menjaga tren positif PAD dan mendobrak birokrasi, Aryansyah berkomitmen menerapkan strategi yang memudahkan sekaligus memaksimalkan kontribusi sektor energi. Melalui skema creative financing, Bapenda PALI tidak hanya terpaku pada cara-cara konvensional, tetapi berupaya melakukan terobosan dalam pengelolaan sumur-sumur minyak agar tetap produktif dan memberikan nilai tambah bagi daerah.

BACA JUGA  Peringatan HUT IWO ke-10 Desa Talang Akar Mendapat Piagam Penghargaan

Strategi ini selaras dengan upaya pemerintah kabupaten dalam memperluas basis pendapatan tanpa menghambat iklim investasi yang sedang tumbuh pesat di PALI.

Penjajakan Potensi Objek Pajak Baru

Lebih jauh, Bapenda PALI kini juga tengah menjajaki berbagai peluang baru pasca-pertemuan strategis dengan jajaran petinggi Pertamina. Aryansyah mengisyaratkan bahwa Bapenda sedang melakukan kajian mendalam terkait objek pajak atau retribusi potensial lainnya dari sektor migas maupun pengembangan energi terbarukan di wilayah PALI.

“Kita terus melakukan evaluasi dan pemetaan potensi. Sinergi ini bukan hanya soal bagi hasil pusat, tapi bagaimana kita memastikan setiap potensi yang ada di tanah PALI dapat berkontribusi maksimal untuk kemandirian fiskal daerah,” pungkasnya.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru