PALI, tintamerah.co – Momentum reses Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Firdaus Hasbullah, S.H., M.H., di Gedung Pesos Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, pada Senin (3/8/2026), menjadi panggung penyampaian sikap politik yang tajam, tegas, dan menggugah semangat kebersamaan. Di hadapan ratusan masyarakat dan konstituen Dapil I Talang Ubi, politisi yang akrab disapa FH ini blak-blakan menguliti akar permasalahan klasik daerah: keterbatasan fiskal akibat badai pemotongan anggaran dari pusat.
Namun, alih-alih meratap atau berputus asa, Firdaus menghadirkan solusi konkret yang berorientasi pada kemandirian strategis dan kolaborasi lintas sektor. Mengaitkan dengan perjuangan panjang yang selama ini disuarakan, ia menegaskan bahwa DPRD PALI tidak akan tinggal diam menghadapi pemangkasan dana transfer pusat yang memukul telak postur APBD daerah. Komitmen kuat terus digelorakan agar hak-hak finansial daerah dapat kembali dipulihkan secara proporsional demi kelanjutan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan sektor vital lainnya.
Kendala Fiskal dan Realitas Lapangan
Dalam sesi dialog interaktif reses tersebut, Firdaus menanggapi secara terbuka aspirasi warga terkait lambatnya realisasi fasilitas publik penunjang prestasi generasi muda, seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dan pusat olahraga (sport center). Dengan gaya komunikasi yang lugas dan tanpa basa-basi, ia mengakui bahwa impian besar tersebut selama ini terbentur tembok tebal keterbatasan anggaran daerah.
“Ya, itu… itu terlambat ini karena gara-gara itu anggaran kita kecil, balik lagi ya…”
“Kita punya duit misalnya, tapi fasilitas tidak memungkinkan, sama saja bohong. Oleh sebab itulah, sudah ada rapat antara pemerintah daerah dengan beberapa perusahaan yang nantinya bersama-sama menganggarkan untuk membangun sport center yang menjadi harapan warga,” kata Firdaus Hasbullah dihadapan konstituennya.
Sebagai figur yang juga aktif sebagai pembina olahraga—termasuk menjabat sebagai Ketua Kormi dan Ketua Panahan Sumatra Selatan—Firdaus merasakan betul betapa peliknya tantangan pembinaan atlet di tingkat akar rumput. Selama ini, ketidaktersediaan fasilitas yang memadai memaksa daerah selalu mengandalkan atlet dari luar setiap kali menghadapi kejuaraan. Sebuah ironi yang harus segera dipangkas melalui penyediaan infrastruktur latihan yang terfokus bagi putra-putri daerah.
Konsorsium Perusahaan Migas: Terobosan Nyata Tanpa Bergantung APBD Semata
Menyadari status Kabupaten PALI sebagai daerah otonom yang masih berusia muda (setengah usia kematangan administratif), Firdaus menekankan perlunya terobosan kreatif. Pemerintah daerah tidak bisa hanya berpangku tangan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terkuras akibat kebijakan efisiensi dan pemotongan pusat.
Solusi cerdas pun dihampar. Firdaus mengungkapkan bahwa saat ini telah dirintis rencana awal kerja sama melalui konsorsium beberapa perusahaan migas yang beroperasi di bumi serapat serasan. Perusahaan-perusahaan ini digandeng untuk bersama-sama menyumbang dan berinvestasi sosial mewujudkan berdirinya Balai Latihan Kerja serta pusat olahraga modern di Talang Ubi.
Sinergi Eksekutif dan Legislatif:
Meskipun kewenangan eksekusi program berada di tangan eksekutif, DPRD PALI di bawah kepemimpinan Firdaus Hasbullah menyatakan komitmen penuh untuk mengawal, mensupport, dan mendukung setiap langkah positif pemerintah daerah yang sedang berjuang memulihkan kondisi keuangan pasca-pemotongan anggaran.
Melanjutkan Perjuangan Kebijakan Fiskal Nasional
Sikap tegas yang ditunjukkan Firdaus di Gedung Pesos Pertamina Pendopo ini merupakan napas yang sama dari komitmen berkelanjutan yang pernah diangkat dalam laporan media tintamerah.co. Sebelumnya, Firdaus secara konsisten mendesak agar kebijakan pemangkasan dana transfer pusat yang mendera PALI dapat ditinjau dan dikembalikan secara adil. Pemotongan anggaran berskala besar dari pusat terbukti memberikan tekanan hebat terhadap kemampuan keuangan daerah, yang menuntut seluruh elemen—baik eksekutif, legislatif, maupun korporasi—untuk bersatu padu.
“Mudah-mudahan semangat kita tetap membara. Doa kita bersama masyarakat Kabupaten PALI menginginkan apa yang menjadi harapan kita segera terwujud,” pungkas Firdaus membakar semangat warga.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















