Palembang | Tintamerah.co.id – Seminar Nasional dan pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sumsel masa khidmat 2021-2026 dengan tema “Penguatan Peran Serta Mitra Kerja dan Stakeholder dalam Implementasi Kegiatan Prioritas Pembangunan Keluarga Melalui Sosial Pencegahan Stunting” yang digelar di gedung Grand Atyasa Convention Center, Kamis (2/12/2021).
Fatayat NU Provinsi Sumatera Selatan resmi diketuai oleh Helmiyah, S.Sos.I dengan masa khidmat 2021-2026.
Turut hadir Ketua DPW PKB Sumsel Drs. Ramlan Holdan, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini, M.Km., Ketua PWNU Sumatera Selatan yang diwakili oleh Hernoe Roesprijadji, Kepala BKKBN Provinsi Sumsel, OPD Sumsel, Banom NU dan undangan lainnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua DPW PKB Sumsel Drs. Ramlan Holdan mengatakan, Fatayat Dan Kader Nu Fokus Dalam Menurunkan Angka Stunting Di Sumsel.
“Alhamdulillah Fatayat adalah bagian dari Banom (Badan Otonom) NU dan juga kewajiban kita sebagai kader NU bersama-sama membesarkan Fatayat, Alhamdulillah Fatayat hari ini bekerja sama dengan BKKBN provinsi Sumatera Selatan dalam rangka kita memerangi stunting di Sumatera Selatan,” terangnya.
Ramlan mengungkapkan, dalam menghadapi masalah sosial stunting dirinya menjelaskan masih 28 persen. “Alhamdulillah turun dari 35 persen padahal target negara kita menurunkan angka stunting di angka 14 persen,” ungkapnya.
“Stunting ini akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan seseorang, apalagi kedepan era globalisasi persaingan sangat ketat apabila tidak kita persiapkan dari sekarang maka generasi kedepan tidak bisa bersaing menghadapinya,” pungkasnya.
Laporan: Astrid
Editor: AN















