Kakanwil Sumsel Minta AMPHURI Wujudkan PPIU Yang Dipercaya

Rabu, 20 Januari 2021 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG|Tintamerah.co.id-
Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah H. Armet Dachil SH dan Kasubbag Umum dan Humas Dr. H. Saefudin M.Si, menerima audiensi pengurua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Sumbagsel di Ruang Rapat Kakanwil, Rabu (20/1/2021). Pada kesempatan tersebut, Kakanwil berharap sinergi antara Kemenag dan AMPHURI terus terjalin dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terkait penyelenggaraan haji dan umrah.

“Terima kasih atas kedatangan pengurus AMPHURI Sumbagsel. Saya berharap AMPHURI dapat menjadi pelopor dalam mewujudkan travel-travel umrah dan haji khusus yang terpercaya. Jangan banyak mengumbar janji yang berujung kekecewaan pada masyarakat. Saya tidak ingin ada pengurus travel umrah (PPIU) di Sumsel yang berurusan dengan hukum,” pesan Mukhlisuddin.

BACA JUGA  Danrem 044/Gapo Hadiri Kegiatan Penerimaan Hibah Dalam Rangka Penanganan Dan Pencegahan Covid-19 Di Provinsi Sumsel

Dia berharap, AMPHURI Sumbagsel juga bisa bersinergi dengan Kemenag dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Salah satunya dalam pembinaan manasik haji. “Terkait pelaksanaan manasik haji, Kemenag telah memprogramkan manasik sepanjang tahun. AMPHURI Sumbagsel tentu memiliki pembimbing-pembimbing yang berserfitikat. Nanti bisa berkoordinasi dengan KUA Kecamatan atau Kemenag Kabupaten/Kota untuk bersama-sama memberikan pembinaan manasik haji kepada masyarakat,” jelas Mukhlisuddin.
Sementara itu, Ketua DPD AMPHURI Sumbagsel Juremi Slamet menuturkan, AMPHURI saat ini menaungi sekitar 17 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Sumsel.

Selain untuk berkoordinasi, kedatangan pengurus AMPHURI Sumbagsel adalah untuk meminta arahan dan pembinaan dari Kakanwil Kemenag Sumsel. “Banyak PPIU yang baru, mohon disupport dan dibina. Juga mohon dukungannya dalam perizinan PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus),” tutur Slamet.

BACA JUGA  Wujud Solidaritas Sosial di Bulan Ramadhan dan Masa Pandemi Covid-19, DPD KNPI Banyuasin Berbagi Takjil

Slamet juga membenarkan AMPHURI Sumbagsel memiliki para pembimbing bersertfikat. Dia pun menegaskan kesiapan AMPHURI membantu Kemenag dalam memberikan pembinaan manasik haji kepada masyarakat. “Kami siap berkoordinasi dengan KUA dan Kemenag Kabupaten/Kota. Bila memang dibutuhkan, para pembimbing kami siap memberikan bimbingan manasik haji secara gratis, tidak perlu dibayar,” tegas Slamet.

Terkait penyelenggaraan umrah, menurut Slamet, pihaknya ingin sekali kembali memberangkatkan jamaah umrah. Namun lantaran pandemi Covid-19 masih terus mewabah, banyak kendala dan kesulitan yang dihadapi. “Sebenarnya kami siap memberangkatkan umrah. Untuk itu, kami mohon arahan dari Kakanwil tentang bagaimana kami mengelola kegiatan umrah yang akan datang,” ujar Slamet.(YL)

Berita Terkait

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Tag :

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terbaru