Serah Terima Kembali KKN UIN Raden Fatah

Senin, 21 Februari 2022 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id – Setelah mengabdikan diri di masyarakat selama kurang lebih 40 hari, sebanyak 1998 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah (RF) Palembang mengakhiri kuliah kerja nyata (KKN). Penutupan KKN ditandai dengan penutupan dan serah serah terima kembali para peserta UIN Raden Fatah Palembang di Gedung Graha Sedulang Setudung Kabupaten Banyuasin yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani, Senin (21/02/2022).

Serah terima ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Bupati Banyuasin bersama perwakilan dari perguruan tinggi. Bupati H. Askolani menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan KKN dengan membantu pemerintah desa/kelurahan dan masyarakat di mana ditugaskan. Termasuk tugas yang dititipkan kepada para mahasiswa untuk membantu Pemkab Banyuasin .

BACA JUGA  Enam Rumah Warga Kampung Masjid Kelurahan Pasar Muaradua OKUS Ludes Dilalap Si Jago Merah

Askolani mengatakan, apa yang dilakukan mahasiswa KKN ini akan memberikan manfaat yang besar bagi Pemerintah Desa dan juga Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata UIN Raden Fatah Palembang ini telah mulai dilaksanakan sejak 10 Januari – 20 Februari 2022.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah membantu pemerintah hingga ke Desa,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan selama mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata akan memberikan ilmu tambahan kepada mahasiswa yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hal ini lah yang sesungguhnya pelaksanaan KKN tersebut. Mahasiswa merasakan sensasi kehidupan di tengah tengah masyarakat. Sehingga bisa menerima banyak ilmu yang diperoleh di masyarakat tidak diterima di bangku kuliah.

BACA JUGA  Subdit 1 Indaksi Ditreskrimsus Polda Sumsel Sidak SPBU

“Dan ini lah yang disebut dengan kuliah kerja nyata. Di mana antara teori dan praktik di lapangan terkadang ada yang berbeda,” ungkapnya.

Ia menambahkan saat KKN seperti ini kesuksesan yang bisa diraih ketika mampu berbaur dengan masyarakat dan melihat peluang peluang sebagai mahasiswa atau seorang sarjana yang dapat dilakukan di tengah tengah masyarakat. Dan pencapaian kecerdasan intelektual ini dipadukan dengan dua kecerdasan lain, yaitu kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual. Sehingga jika ketiga ini bisa dijalankan bersama, maka akan meraih kesuksesan.

Selanjutnya, Askolani berpesan kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan masa KKN untuk dapat segera melanjutkan tugas-tugas berikutnya. Sehingga dalam waktu tidak terlalu lama sudah bisa menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar sarjana.

BACA JUGA  Kepedulian Bang Sumsel Babel dengan Memberikan Sembako Kepada Pekerja Kebersihan Kota Prabumulih

“Setelah kembali ke kampus, diharapkan mahasiswa segera menyusun laporan dan menyelesaikan tugas yang ada. Selamat kembali ke kampus dan menuntaskan perkuliahan untuk meraih gelar sarjana,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Rektor I UIN Raden Fatah Palembang Muhammad Adil, juga turut berbangga atas pelaksanaan KKN 76 ini “Terima kasih atas jasa dan kepedulian serta keramahan masyarakat Kabupaten Banyuasin telah menerima mahasiswa kami melakukan Kuliah Kerja Nyata disini kami izin pamit pulang kembali ke Kampus,” ujarnya.
(Denny)

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru