Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Husni Thamrin (Fraksi Hanura) meradang dalam RDP DPRD PALI, Senin (15/6/2026). Ia merasa aneh karena dengan kuota harian 5.129 tabung, gas melon justru langka dan mahal di masyarakat. Ia menuntut Disperindag dan Pertamina bertanggung jawab atas ketidakbecusan distribusi. (Foto: Dok/tintamerah.co)

H. Husni Thamrin (Fraksi Hanura) meradang dalam RDP DPRD PALI, Senin (15/6/2026). Ia merasa aneh karena dengan kuota harian 5.129 tabung, gas melon justru langka dan mahal di masyarakat. Ia menuntut Disperindag dan Pertamina bertanggung jawab atas ketidakbecusan distribusi. (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Penderitaan rakyat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan akibat kelangkaan dan meroketnya harga gas elpiji 3 kg akhirnya mencapai titik didih. Tidak ingin terus-menerus membiarkan rakyatnya tercekik, DPRD Kabupaten PALI akhirnya mengambil langkah tegas dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di ruang rapat Komisi III DPRD PALI pada Senin (15/6/2026), sebagaimana tertuang dalam surat undangan resmi.

Pertemuan ini menjadi ajang “pengadilan” bagi pihak-pihak terkait. Hadir dalam rapat tersebut jajaran Dinas Perdagangan (Disperindag) PALI, perwakilan Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, serta para agen  (PT Bumi Musi Makmur, PT Kharisma Aulia Mandiri, PT Hartika) yang selama ini menjadi aktor utama dalam distribusi gas bersubsidi.

Sederet Kegagalan yang Menyakitkan Rakyat

Kondisi kelangkaan dan mahalnya gas melon di PALI bukan persoalan baru. Sebelumnya, publik telah berulang kali melayangkan protes keras. Berbagai elemen, mulai dari emak-emak hingga pelaku UMKM, telah menjerit karena harga gas yang melambung jauh di atas kewajaran.

BACA JUGA  Teka-Teki Retribusi Pasar Malam Pendopo: Kepala Bapenda PALI Tegaskan Prosedur, OPD Pemberi Izin Jadi Kunci!

Ketidakberdayaan Disperindag PALI dan Pertamina Patra Niaga Sumbagsel pun sering disorot tajam, bahkan sempat dituding “mandul” dan tidak memiliki taji dalam menghadapi mafia energi. Publik mencium adanya pembiaran berjamaah yang dilakukan oleh eksekutif, legislatif, dan aparat penegak hukum (APH). Bahkan, kejadian memalukan seperti “prank” wartawan oleh pihak dinas saat rakyat tengah kesulitan gas menjadi bukti betapa minimnya hati nurani para pemangku kebijakan. Isu skandal pengurasan gas melon oleh pangkalan yang diduga menjual hak rakyat PALI ke luar daerah pun kian memperkeruh situasi, memicu amarah berbagai pihak.

Husni Thamrin Semprot Pihak Terkait: “Kalian Membuat DPRD Sasaran Amarah Rakyat!”

Dalam RDP tersebut, fakta mengejutkan terungkap. Tercatat bahwa rata-rata penyaluran LPG 3 kg di Kabupaten PALI mencapai 5.129 tabung per hari. Jumlah tersebut didistribusikan melalui 3 agen resmi dan disebarkan ke 130 pangkalan yang tersebar di 71 desa/kelurahan di 5 kecamatan.

BACA JUGA  Warga PALI Mau Mudik? Simak Pesan Kadin Damkar Ini Agar Rumah Aman dari Kebakaran

Mendengar data tersebut, anggota Komisi III DPRD PALI dari Fraksi Hanura, H. Husni Thamrin, langsung naik pitam. Ia merasa sangat aneh dan tidak habis pikir dengan kontradiksi antara data distribusi dengan realita di lapangan.

“Saya aneh, kuota harian kita 5.129 tabung, itu jumlah yang sangat besar! Tapi kenapa di lapangan gas melon tetap langka dan mahal? Kalian ini ke mana saja? Jangan bilang kalian tidak tahu, atau jangan-jangan kalian memang pura-pura tidak tahu!” semprot H. Husni Thamrin dengan nada keras, tegas, dan pedas di hadapan para peserta rapat.

  1. Husni Thamrin tidak berhenti di situ. Ia menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji manis di ruang rapat. Ia meminta Disperindag PALI, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel, dan agen agar berkordinasi dengan APH untuk segera bergerak melakukan tindakan hukum terhadap oknum-oknum yang bermain di balik kelangkaan ini.
BACA JUGA  Jeritan Paling Perih Emak-Emak Simpang Raja: Gas Melon Tembus Rp40 Ribu, Kami Minta APH Seret dan Tangkap Agen Nakal!

“Saya tegaskan, tangkap oknum-oknum nakal yang mempermainkan hak rakyat! Karena ketidakbecusan kerja kalian dalam mengawasi distribusi, kami di DPRD PALI ini yang setiap hari menjadi sasaran kemarahan dan caci maki rakyat. Rakyat menjerit, kalian malah tampak santai. Jangan buat rakyat PALI terus menderita karena keserakahan segelintir orang!” tegas Husni Thamrin dengan nada berapi-api.

Rapat ini menjadi peringatan keras terakhir bagi Disperindag, Pertamina, dan seluruh mitra distribusi. Rakyat PALI kini menagih bukti nyata, bukan lagi sekadar evaluasi yang hanya berakhir di atas kertas.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”
“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik
Skandal Pengurasan Gas Melon Terbongkar: Pangkalan di Pendopo Diduga “Jual” Hak Rakyat PALI ke Luar Daerah, Pimpinan DPRD Meradang!
Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram
Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!
Segel Gas LPG 3Kg Rusak Beredar di PALI, Disperindag: Konsumen Berhak Menolak!
Elpiji 3Kg Langka dan Mahal di PALI, Kadisperindag Ida Martini: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!”
Disperindag PALI “Tumpul” Hadapi Mafia: Rakyat Menjerit, Gas Melon Tetap Mencekik

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:50 WIB

“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:39 WIB

“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:36 WIB

Skandal Pengurasan Gas Melon Terbongkar: Pangkalan di Pendopo Diduga “Jual” Hak Rakyat PALI ke Luar Daerah, Pimpinan DPRD Meradang!

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:04 WIB

Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram

Berita Terbaru