Cepat Tanggap dengan Kondisi Warga Terdampak Banjir, Kapolsek Simpang Jernih Berikan Bantuan Tanggap Darurat

Rabu, 27 Desember 2023 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Sejumlah pemukiman penduduk di Desa Pante Kera, Kecamatan Simpang Jernih terendam banjir. Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang mengguyur sejak hari Minggu hingga Senin, (25/12/2023) dan meluapnya Sungai Simpang Hernih.

Menanggapi kondisi itu, dengan menggunakan perahu kayu, Kapolsek Simpang Jernih Ipda Maswelliadi, S.H. bersama anggotanya dan anggota Koramil 10/SPJ mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan.

Selain meninjau kondisi pemukiman warga, kami juga menyalurkan bantuan berupa sembako untuk warga desa yang terdampak banjir,” ungkap Maswelliadi. Selasa, (26/12/2023).

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Polsek Simpang Jernih terhadap masyarakat khususnya warga yang terkena musibah seperti banjir.
“Kami berharap, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban banjir. Meski bantuan ini nilainya tidak seberapa, setidaknya dapat bermanfaat dan meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok,” ungkap Kaposlek.

BACA JUGA  BI Sumsel Siapkan GenBI Hadapi Era Digital melalui Pelatihan Konten dan Manajemen Media Sosial Bersertifikasi Nasional

Lebih jauh dijelaskannya, “Saat ini ketinggian air sudah mulai surut dan akan kita terus pantau. Harapan kita bersama semoga curah hujan akan semakin mereda dan debit air Sungai Simpang Jernih kembali normal,” ujarnya.
“Sekali lagi kita imbau kepada warga desa untuk tetap waspada apabila sewaktu waktu terjadi hujan kembali serta terjadi peningkatan debit air Sungai Simpang Jernih untuk segera mengambil langkah penyelamatan.” Imbau Kapolsek.

(DN)

Berita Terkait

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terbaru