Film Invisible Hope Gugah Pemerintah untuk Perhatikan Anak Napi yang Lahir di Penjara

Minggu, 29 Mei 2022 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Lam Horas Film bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Pemutaran dan Diskusi Film “Invisible Hopes” di Cinepolis Palembang Icon, Sabtu (29/5/2022).

Invisible Hopes adalah film pertama di Indonesia yang mengungkapkan lebih dekat kehidupan nyata para narapidana hamil dan anak-anak yang lahir dari ibu narapidana. Film tersebut berhasil memenangkan Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2021 Kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik.

Sutradara sekaligus produksi film Lamtiar Simarongkir yang turut hadir mengatakan ketika kami membuat film itu yang pertama kali dipikirkan hanya ingin memberitahukan kepada khalayak ramai bahwa ada anak yang lahir dan besar di balik jeruji besi.

BACA JUGA  Danrem 044/Gapo: Babinsa Wajib Pegang Sumpah Prajurit, 228 Babinsa akan bertugas di Kodim Jajaran Korem 044/Gapo

“Kita sebagai orang awam sangat kaget ternyata ada anak-anak yang lahir dan besar di penjara. Saya secara pribadi ketika tahu sangat sedih karena anak-anaknya ini lahir dan hidup dipenjara hal seperti inilah kami mengangkat tema cerita filmnya,” ujarnya.

Lanjut, ia mengatakan ketika kami memulai riset dan syuting kita menemukan sangat kompleks yakni dari mulai perempuan hamil yang ditangkap, melahirkan, membesarkan anak. Anak harus keluar ibunya belum bebas anak belum tahu berakhir dimana.

“Makin kebelakang persoalannya semakin besar dan yang paling masalah negara kemana. Seperti keluarga tidak mau mengambil dan membesarkan anak yang terlahir di penjara. Harusnya negara mengambil ahli. Kita pengen film ini menjadi bahan diskusi dan informasi apa solusi terbaik. Ini bukan tugas kemenkumham saja tetapi juga tugas dari kemenppa, Kemensos, Kemenkes, termasuk Kemendagri yakni persoalan identitas anak yang tidak terpenuhi,” bebernya.

BACA JUGA  Dirkeswat Ditjenpas Lakukan Kunjungan Kerja ke Rutan Kelas 1 Palembang

Masih menurutnya, kami dalam posisi bukan menghakimi bukan juga dalam posisi memberikan solusi tapi bagaimana menggerakkan orang mengambil solusi. Kami juga meminta kepada bapak presiden untuk menonton film ini.

“Kita berharap beliau untuk dapat mengundang kita untuk menonton filmnya. Bahkan kita undang beliau melalui surat juga belum ada respon dari beliau. Karena ini masalah kompleks tidak hanya diselesaikan didaerah-daerah tetapi harus ada perubahan secara regulasi,” bebernya.

Apalagi sekarang lagi revisi RKUHP sangat pas. Kita ingin Invisible Hope menjadi alat ini kita sedang perjuangkan. Untuk Kemenppa sudah melihat dan kita tinggal melihat bagaimana responnya.

“Sampai sekarang kita belum melihat ada dan sebenarnya itu yang bikin kita sedih karena kami hanya filmmaker, kami merasa kok hanya kami yang berjalan”, pungkasnya.
(***)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru