Palembang | Tintamerah.co.id – Ratusan massa Garda Prabowo Sumsel menggelar aksi didepan kantor Inspektorat provnsi Sumsel untuk menindaklanjuti kasus dugaan pelanggaran disiplin Kepala SMKN 3 OKU dan SMAN 3 OKU yang menggelar aksi demo di depan gerbang kantor Gubernur Sumsel pada hari Sabtu (18/1/2025) lalu.

M. Isa selaku Koordinator aksi (Korak) meminta Kepala Inspektorat provnsi Sumsel menindaklanjuti dan tegak lurus dan jangan mau diinterfensi oleh kedua oknum Kepala Sekolah tersebut.
“Bahwasannya laporan kita terkhusus kepada SMKN 3 dan SMAN 3 OKU dan kita sebagai wakil aspirasi dari masyarakat sebagai kontrol sosial, tidak ada maksud lain dan terkesan hal tersebut menjadi masalah pribadi,” katanya saat orasi di depan gerbang kantor Inspektorat provnsi Sumsel, Jumat (24/1/2025).

M. Isa mengungkapkan, jika memang Kepala Sekolah tersebut tidak bermasalah seharusnya tidak perlu takut.
“Secara psikologis memang benar bermasalah, jika merasa tidak bermasalah silahkan laporkan! Jangan menyalahi aturan sebagai ASN dengan berdemo di kantor Gubernur. Kami meminta kepada Inspektorat Sumsel melakukan pemanggilan kepada Kepala Sekolah tersebut,” tegasnya.
Perwakilan Inspektorat provnsi Sumsel, Kurniawan Kantinovo selaku Sekretaris mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Garda Prabowo Sumsel pada kesempatan hari ini menyampaikan aspirasi melalui orasi merupakan hal yang diperkenankan secara konstitusi. Secara konstitusi hal yang dilakukan oleh rekan-rekan Garda Prabowo Sumsel mengungkapkan bahwa hal yang dilakukan oleh saat ini berlangsung secara kondusif.
“Kami berharap untuk Rahmat tadi yakin dan percayalah inspektorat akan melakukan hal-hal akan menarik lanjuti pada hari ini,” ujarnya.
Menurutnya, ada mekanisme yang harus tetap diketahui oleh prosedur dan mekanisme yang harus dilakukan mengingat SMK atau SMA tersebut berada dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel.
“Kami pasti akan menindak lagi tolong percayakan kepada kami dan pastinya akan kami tindaklanjuti sesuai dengan prosedur. Masalah Ini akan koordinasikan dengan Dinas Pendidikan Insya Allah kami akan memprioritaskan masalah ini dan kami juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” pungkasnya.
(HA)















