Ibu di Palembang Gugat Tiga Anak Kandung Soal Harta Waris

Rabu, 6 Agustus 2025 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id -, Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Khusus Palembang kembali menggelar sidang perkara perdata nomor 134/Pdt.G/2025/PN Plg, pada Rabu (06/08/25), dengan agenda pembacaan gugatan atas dugaan Perbuatan Melawan Hukum.

Dalam perkara ini, Hilda Wilson Sunardi (77) selaku penggugat menggugat tiga dari empat anak kandungnya sendiri, terkait pembagian harta warisan dan harta bersama peninggalan almarhum suaminya, William Sunardi.

Adapun pihak tergugat yaitu:

Tergugat I: Joyce Sunardi Widjaja

Tergugat II: Chris Sunardi

Tergugat III: Dina Sunardi Langit

Ketiganya merupakan anak kandung dari penggugat.

Penggugat Hilda Wilson Sunardi diwakili oleh tim kuasa hukum dari Kantor Hukum JHON REDO & REKAN, yang terdiri dari Jhon Redo, S.H., M.H., Rukhiyat Audidtiar, S.H., Mohammad Maulana Kusumawardhana, S.H., M.H., dan Rozi Zaini, S.H., M.H.

BACA JUGA  Polda Sumsel Gelar FGD Bahas Permen ESDM RI

Menurut Jhon Redo, kliennya memiliki harta bersama dengan almarhum suami. Secara hukum, 50% dari harta tersebut adalah milik sah Ibu Hilda, sedangkan sisanya merupakan harta waris yang seharusnya dibagi kepada para ahli waris, yakni anak-anaknya.

“Namun faktanya, ketika Ibu Hilda ingin memanfaatkan harta yang menjadi hak miliknya, ia tidak dapat melakukannya karena memerlukan persetujuan tanda tangan anak-anaknya. Sayangnya, mereka tidak bersedia memberikan tanda tangan dengan berbagai alasan,” ujar Jhon Redo.

Ia menambahkan, kliennya menduga anak-anaknya menunggu dirinya wafat agar harta warisan tersebut bisa dibagi rata tanpa memperhitungkan hak 50% milik Hilda sebagai istri dari almarhum.

Sidang hari ini sebelumnya telah diawali dengan proses mediasi, namun tidak membuahkan hasil atau gagal mencapai kesepakatan. Sidang pun dilanjutkan ke pokok perkara dengan agenda pembacaan gugatan.

BACA JUGA  Dewan Kesenian Sumatera Selatan Tetapkan Tiga Calon Ketua

Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 13 Agustus 2025, dengan agenda jawaban dari pihak tergugat.

Dalam pernyataannya kepada media, Hilda mengungkapkan bahwa dirinya ingin menjual sebagian harta yang atas nama pribadi, namun selalu dihalang-halangi oleh anak-anaknya.

“Saya bilang ke mereka, Mama tidak punya uang dan tidak bekerja. Tapi tetap dihalangi. Mereka banyak alasan, katanya harga terlalu murah dan macam-macam,” ungkap Hilda.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya ada sebagian harta warisan yang telah dijual dan hasilnya dibagi rata. Namun kali ini ia menggugat tiga anaknya, yakni anak kedua, ketiga, dan keempat.

“Suami saya sudah meninggal 18 tahun lalu. Harta itu ada yang atas nama saya, ada juga atas nama saya dan anak-anak. Yang mau saya jual adalah harta yang atas nama saya pribadi,” tegasnya.

BACA JUGA  KLHK Tinjau Pelaksanaan Rehabilitasi DAS Medco E&P di Sumatera Selatan

Sementara itu, kuasa hukum dari pihak tergugat belum bersedia memberikan tanggapan saat dimintai keterangan oleh awak media usai persidangan.

Sebelumnya diberitakan, humas dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri Kelas 1 A Khusus Pelambang mengatakan saat di konfirmasi terkait Perkaranya : 134/Pdt.G/2025/PN Plg membenarkan

bahwa besok tanggal 6 Agustus 2025 akan di adakan sidang tersebut.

Bahwa agenda sidang besok, ini merupakan sidang yang ke-empat (4)

Ditempat terpisah, Haryanto Jubir PN Kelas 1 Palembang saat di konfirmasi awak media via Whatsapp (WA) mengatakan, sesuai jadwal persidangan di SIPP perkara ini sidang selanjutnya tanggal 6 Agustus 2025 dengan agenda sidang laporan hasil mediasi dan pembacaan gugatan. (YL)‎

 

(editor: efran/tintamerah)

Berita Terkait

Buka Seleksi Daerah, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Atlet Panahan Sumsel: Ini Gerbang Menuju Panggung Nasional!
Respon Tegas Firdaus Hasbullah: Di Balik Absennya di Senam LLI, Ada Komitmen Pembinaan Atlet yang Tak Kalah Penting
DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:15 WIB

Buka Seleksi Daerah, Firdaus Hasbullah Bakar Semangat Atlet Panahan Sumsel: Ini Gerbang Menuju Panggung Nasional!

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:07 WIB

Respon Tegas Firdaus Hasbullah: Di Balik Absennya di Senam LLI, Ada Komitmen Pembinaan Atlet yang Tak Kalah Penting

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Berita Terbaru