Jaga Stabilitas Kesehatan Mental di Era Dunia Serba Digital

Sabtu, 1 Juli 2023 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaga Stabilitas Kesehatan Mental di Era Dunia Serba Digital

Palembang | Tintamerah.co.id Di era yang serba digital saat ini, sudah tidak dapat dipungkiri lagi maraknya berbagai trend muncul seakan-akan menjadi eksistensi konsumsi publik dalam bermedia sosial.

Tak jarang pula sering kali ditemui penyalahgunaan eksistensi tersebut yang terjadi dalam berbagai kalangan sosial.

Baca Juga : Pimpin Pertemuan Persit KCK Ranting 3 Penerangan, Kapendam II/SWJ : “Persit Harus Santun dan Bijak dalam Bermedia Sosial”

Masyarakat berlomba-lomba melakukan berbagai hal yang menjadi trend center dalam media sosial demi sebuah ketenaran, dengan tidak menghiraukan dampak negatif yang mungkin akan terjadi dan akan berdampak sangat buruk.

BACA JUGA  Jenderal TNI Andika Perkasa Siap Dilantik Jadi Panglima, Yan Coga Tokoh Muda Sumsel Beri Apresiasi

Eksistensi media sosial yang seharusnya menjadi platform digital untuk berkarya dan menyuarakan hal-hal positif, kini telah beralih peran dengan kemunculan banyaknya trend yang seakan merubah segalanya.

Baca Juga :LSM MAK Akan Gelar Aksi di Halaman Mapolda Sumsel Terkait Dugaan Gudang BBM Ilegal Milik Marijal Alias Dang

Kini laman comment sudah menjadi lapak perbandingan yang dipenuhi dengan berbagai “hate speech” dan ujaran kebencian.

Tanpa masyarakat sadari, setiap ketikan komen yang mereka tulis, semuanya akan memberikan feedback yang bisa berdampak pada mental seseorang, baik itu komentar positif maupun komentar negatif.

Baca Juga :Sebanyak 31 Polisi Cilik Memberikan Penampilan dan Aksi Mereka Sebelum mengikuti lomba Pocil Tingkat Provinsi Se-Sumsel

BACA JUGA  Diskominfo Aceh Timur Gelar Pelatihan Pemasaran Digital Dasar

Komentar positif akan cenderung memberikan rasa percaya diri penuh bagi orang mendapatkanya, begitupun sebaliknya komentar yang negatif akan berdampak buruk bagi kesehatan mental seseorang.

Demi menjaga stabilitas kesehatan mental setiap orang, mari kita bersama melakukan tindakan dengan merubah hate comment menjadi safety comment, sebagai langkah awal untuk kita semua menjaga stabilas kesehatan mental dengan bijak dalam bermedia sosial.

Ditulis oleh : ALDO Mahasiswa Universitas PGRI Palembang

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru