Palembang | Tintamerah.co.id – Kapolrestabes, Forkopimda, tokoh pemuda dan masyarakat bersama Keluarga besar Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Cinta Rakyat (DPP Gencar) Indonesia menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Acara berlangsung di Sekretariat DPP Gencar Indonesia, Jalan Mayor Salim Batubara, kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (09/10).
Hadir Ustad Ali Akbar sebagai pengisi Tauziah dalam acara, perwakilan Kapolrestabes Kota Palembang diwakili oleh Kasat Binmas, tokoh pemuda Sumatera Selatan (Sumsel) Yudha Pratomo Mahyuddin ST MSc PhD, Ketua Umum DPP Gencar Indonesia Charma Afrianto SE, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW Gencar) Sumsel Reco Virnando SE, Lurah Sekip Jaya Usman Effendi, tokoh Masyarakat dan undangan.
Nabi Muhammad SAW lahir pada Senin 12 Rabiul awal 1444H atau tepatnya pada tahun gajah 570 Masehi, yang mana sekaligus sebagai penanda ia melakukan Hijrah dan wafat.
Charma Afrianto menyampaikan, memperingati Maulid Nabi adalah salah satu bentuk kecintaan terhadap Rasulullah SAW. “Tentunya tidak sekedar memperingati melainkan mengambil hikmah dari akhlak Rasulullah dengan meneladaninya.Nabi adalah Uswatun Hasanah, keberadaannya di dunia ini adalah untuk memperbaiki akhlak manusia,” ujarnya.
“Rasulullah mempunyai sifat penyayang dan pengasih terhadap sesama umat muslim tapi sifatnya juga tegas dan keras terhadap orang – orang kafir,” jelasnya
Tidak menampik bahwa ada terdapat paham yang tidak memperingati maulid Nabi, akan tetapi tidak perlu memunculkan gesekan di antara sesama umat Islam.
“Apapun aliran dan faham kita,apapun mazhab dan tata cara kita beribadah,yang substansi mari kita substansikan yang furu’iyahnya (perbedaan) mari tidak kita jadikan permasalahan,” pungkas Charma.*















