KIP Aceh Timur Gelar Simulasi Pemungutan Suara Pemilu 2024

Senin, 25 Desember 2023 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Masyarakat Desa Tanoh Anoe Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, berbondong-bong ke TPS 9 mengikuti simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024.
Kegiatan simulasi pemungutan dan perhitungan suara tersebut dilaksanakan di TPS 9 Desa Tanoh Anoe, di halaman Dinkes Aceh Timur, Senin (25/12/2023) pagi.

Ketua KIP Aceh Timur, Sofyan kepada wartawan mengatakan, terpilihnya Desa Tanoh Anoe sebagai ajang simulasi KIP Aceh Timur, karena desa tersebut merupakan salah satu desa terbanyak TPS dari 514 desa yang ada di Aceh Timur.

“Pada Pemilu 2024 nanti di Desa Tanoh Anoe, jumlah pemilih tetap sebanyak 3686 jiwa, terbagi dalam 13 Tempat Pemungutan Suara (TP). Jadi tepat sekali desa ini sebagai tempat dilaksananakan simulasi, dan jumlah kita lihat pemilih juga antutias ke TPS,” kata Sofyan.

BACA JUGA  Lanjutkan Sinergitas, Pertamina EP Zona 4 dan Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih Kembali Tandatangani MOU Bidang PTUN

Lanjut Sofyan, simulasi ini menjadi bagian dari sosialisasi KIP Aceh Timur, terutama bagi masyarakat di Desa Tanoh Anoe yang jumlah pemilihnya terbanyak. “Di sini bisa kita lihat apa saja yang kurang dan harus diantisipasi, termasuk waktu pemungutan dan perhitungan suara setiap TPS,” tuturnya.

Sofyan berharap warga Desa Tanoh Anoe, yang mengikuti simulasi ini dapat juga dijadikan spririt kepada masyarakat Desa Tanoh Anoe dalam memberikan hak suara saat pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.”Kita berharap pelaksanaan simulasi ini dapat berjalan lancar,” harap Ketua KIP Aceh Timur Sofyan.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak, termasuk juga masyarakat yang antusias ikut simulasi ini. “Terutama PPK dalam wilayah ini, PPS yang menjadi ujung tombak dari seluruh tahapan,” papar Sofyan.

BACA JUGA  Pj Walikota Palembang Dr. Ucok Abdulrauf Damenta Hadiri Silaturahmi Perumda Pasar Palembang Jaya

Sofyan pada kesempatan itu juga mengingatkan kepada PPK, PPS dan KPPS, serta seluruh penyelenggara Pemilu untuk tetap independen.
“Penyelenggara Pemilu tidak memihak dan menguntungkan peserta pemilu. Pelaksanaan pemilu dan pemilihan harus bebas dari intimidasi sehingga pemilih tidak ada rasa takut ketika masuk ke tempat pemungutan suara (TPS),”demikian Sofyan.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Simulasi, Muhammad Hanafiah yang juga Ketua PPK Idi Rayeuk, menambahkan, bahwa simulasi hari ini dihadiri lebih kurang 80 persen dari 288 pemilih tetap yang terdaftar di TPS 9 Desa Tanoh Anoe.
“Simulasi dimulai sejak pukul 07.00 s/d 12.00 tahapan pemunguntan, setelah isoma pada pukul 14.00 WIB dilanjutkan tahapan perhitungan suara. Apabila perhitungan juga tidak selesai hingga malam hari, maka akan ditambah waktu 12 jam, atau hingga pukul 12.00 besok harinya,” jelas Muhammad Hanafiah.

BACA JUGA  Tahapan Pilkada Berlangsung Kondusif, Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Netralitas Polri Mengawal Demokrasi.

Keuchik Gampong Tanoh Anoe, Tgk Azhar mengucapkan terima kasih atas terpilihnya TPS 9 Tanoh Anoe sebagai tempat simulasi pemunguntan dan perhitungan suara Pemilu 2024.
“Alhamdulillah, desa kami merupakan salah satu desa dengan jumlah pemilih terbanyak, simulasi ini menjadi salah satu motivasi bagi warga kami untuk memberikan hak suara pada Pemilu 2024 nanti,” papar Tgk Azhar.

Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 KIP Aceh Timur juga dihadiri Komisioner KIP Aceh, H. Iskandar A.Gani, Agusni AH, Ketua KIP Aceh Timur Sofyan, Kapolres Aceh Timur diwakili Kapolsek Idi AKP T. Syaril, SE, seluruh PPK dalam wilayah Aceh Timur dan masyarakat Pemilih TPS 9 Tanoh Anoe.

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru