Kuliah Umum Pangdam II/Swj tentang Pembinaan Kesadaran Bela Negara pada PKKMB UBD Palembang

Senin, 2 September 2024 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id — Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI M. Naudi Nurdika, Memberikan Kuliah Umum pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa/i Baru (PKKMB) Universitas Bina Darma (UBD) Palembang, Senin (02/09/2024), bertempat di Kampus B UBD Jl. Jenderal A. Yani Kec. SU-I Kota Palembang.

Materi kuliah umum Mayjen TNI Naudi Nurdika yang berjudul : “Kehidupan Berbangsa, Bernegara dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara”, selain diikuti para Mahasiswa/i baru, dan civitas Akademika UBD juga dihadiri Aster Kasdam II/Swj, Kapendam II/Swj, dan Pimpinan Bank Sumsel-Babel Cabang Jakabaring serta tamu undangan lainnya.

Dihadapan 627 Mahasiswa/i Baru UBD Tahun Akademik 2024-2025, Pangdam II/Swj dalam kuliahnya memaparkan tentang pentingnya memiliki rasa cinta tanah air, dedikasi yang tinggi, serta semangat Kebangsaan rela berkorban demi kepentingan Bangsa dan Negara.

Pangdam juga menjelaskan tentang sejarah singkat perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan melalui proses yang panjang dan sulit yang dimulai dengan perang kedaerahan selama lebih kurang 300 tahun yang kurang berhasil sampai dengan timbul tonggak sejarah kemerdekaan RI yang diawali berdirinya Organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 dan Kongres Pemuda 1928 yang ditandai dengan Sumpah Pemuda hingga Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945.

BACA JUGA  Pekerja PT. Medco E&P Malaka Berikan Paket Santunan Untuk 295 Anak Yatim

“Melihat dari sejarah perjuangan Bangsa Indonesia ini, bahwa kemerdekaan yang diperoleh saat ini merupakan hasil dari jerih payah dan tetesan keringat, darah dan air mata seluruh bangsa Indonesia,” ujar Pangdam.

Pada kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan bagaimana tantangan Indonesia kedepan, dimana ancaman yang dihadapi saat ini dan kedepan lebih kompleks karena menyangkut dengan persatuan dan keutuhan bangsa.

Menurut Pangdam, salah satu upaya untuk mengatasi dan menghadapi ancaman tersebut adalah melalui Bela Negara, yaitu Tekad, Sikap, Perilaku serta Tindakan warga Negara baik perorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan Negara, keutuhan wilayah serta keselamatan BANGSA DAN NEGARA yang dijiwai kecintaannya kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD RI 1945 untuk menjamin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara dari ancaman.

BACA JUGA  Sertijab, Gus Yaqut dan Menag Nasaruddin Umar Saling Beri Apresiasi

Diakhir kuliahnya, Pangdam memberikan atensi kepada Mahasiswa/i yang hadir, yaitu membangun jiwa integritas, pupuk jiwa kompetisi, selalu fokus pada tujuan, mengasah skill atau keahlian, dapat menentukan passion/minat dan membangun teamwork serta menjadi agen perubahan yang positif di segala bidang.

Sementara itu, Rektor UBD, Prof. Dr. Sunda Ariana, M.Pd., M.M., menyampaikan bahwa Universitas Bina Darma dibangun dengan kemauan kerja keras dengan semua pihak, saling mendukung untuk memperkuat komponen yang lain yang dipandang lemah.
“Kerja keras seperti itu sebagai bentuk nyata dari upaya meraih sukses bersama dan Alhamdulillah Universitas Bina Darma memiliki 23 Program Studi, yaitu 6 Program Studi Diploma, 12 Program Studi Sarjana dan 5 Program Studi Magister,” ungkap Rektor.

Selanjutnya, Universitas Bina Darma mempunyai 206 dosen, 68 karyawan, dengan jumlah dosen Doktor (S3) sebayak 55, jumlah dosen Magister 151 dan dosen yang sedang studi S3 sebanyak 32 dosen. “Saat ini Universitas Bina Darma mempunyai 7 Guru Besar (Profesor),” ujarnya.

BACA JUGA  Wujudkan Ketahanan Pangan Saat Pandemi, Thia Ajak KWT Muba Lakukan Inovasi

Dirinya juga mengatakan bahwa, Universitas Bina Darma masih banyak kekurangannya dan pihaknya akan selalu berupaya meningkatkan kualitas dan menjadi perguruan tinggi swasta terbaik.

“Terima kasih banyak untuk Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II yang selalu support kami dan juga untuk semua Mitra Pendidikan Universitas Bina Darma,” pungkasnya.

Selain Pangdam II/Swj, sejumlah tokoh-tokoh penting juga diundang sebagai Pembicara dalam acara tersebut antara lain, yaitu Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah II, dariBNN Provinsi Sumsel, Ibu Ika Wahyu Hindaryati, SKM, M.Si Katim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumsel dan dari Universitas Bina Darma ada Bapak Prof. Dr. Edi Surya Negara, M.Kom., (Wakil Rektor bidang Riset, Inovasi dan Teknologi) dan Bapak Nuzsep Almigo, S.Psi., M.Si., Ph.D (Dekan Fakultas Sosial Humaniora).

Berita Terkait

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Berita Terbaru