Masyarakat Teupin Raya Meminta Pj Bupati Aceh Timur Segera Melantik Geuchik Terpilih Ibnu Hajar

Jumat, 13 Oktober 2023 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Seluruh masyarakat Desa Teupin Raya, kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur, mendesak Pj Bupati Aceh Timur melalui Camat Julok untuk segera melantik Ibnu Hajar selaku Keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Secara Langsung (Pilchiksung) yang berlangsung pada tahun 2022 kurang lebih sudah hampir 11 bulan memasuki tahun 2023 Ibnu Hajar selaku Keuchik terpilih sampai saat ini belum juga dilantik .

“Kami seluruh masyarakat Desa Teupin Raya kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur merasa kecewa atas peristiwa yang terjadi di Desa kami” Lanjut warga menerangkan, pada saat pemilihan Keuchik semua masyarakat Desa Teupin Raya menyaksikan serta melihat langsung bahwa benar adanya Ibnu Hajar salah satu kandidat Keuchik yang menjadi pemenang dalam pemilihan Keuchik tersebut

Dan kami atas nama seluruh masyarakat Desa Teupin Raya kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur Meminta kepada Bapak Pj Bupati Aceh Timur Ir Mahyuddin M.SI melalui Camat Julok agar secepat nya melantik Ibnu Hajar Keuchik yang terpilih untuk memimpin Desa Teupin Raya kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur . “ujar salah seorang warga Desa Teupin Raya yang namanya tidak ingin disebutkan.

BACA JUGA  Terpilih Lagi Ketum Serampuh, Sony Langsung Demo DPRD PALI

“Apabila Keuchik yang menjadi pemenang sampai saat ini tidak juga di Lantik akan Timbul tanda tanya bagi masyarakat, kenapa, ada apa,dan mengapa Ibnu Hajar sebagai Keuchik yang terpilih belum juga di lantik. Padahal hasil (Pilchiksung) sudah diserahkan dan sudah semestinya Keuchik yang terpilih lah yang dilantik,” “ungkap salah seorang warga

lanjut nya, saya, mewakili warga Teupin Raya mendesak Bapak Pj.Bupati Aceh Timur Ir.Mahyuddin M.SI agar segera memanggil Camat Julok guna mempertanyakan prihal kenapa Ibnu Hajar selaku pemenang dari pemilihan Keuchik Desa Teupi Raya kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur tersebut sampai saat ini belum juga di Lantik untuk menjadi Keuchik Teupin Raya kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur.

BACA JUGA  Saat Membuka Sriwijaya Expo 2024, Pj Gubernur Agus Fatoni Berkomitmen Mengembalikan Kejayaan Bumi Sriwijaya

Sebab itu masyarakat setempat menolak jika masih ada Pj Keuchik ,karena mereka sudah melaksanakan Pemilihan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku.

“Jadi kami rasa tidak layak untuk menunda – nunda pelantikan Ibnu Hajar yang menjadi pemenang dalam pemilihan keuchik tersebut, karena semua masyarakat melihat dan langsung menyaksikan hasil Pemilihan tidak ada kendala dan masalah apa pun Jadi kenapa sampai sekarang ini pelantikan keuchik terpilih masih saja ditunda dan tidak dilaksanakan dengan sebagai mana mestinya?,”tanya warga.

“Insyaallah dalam waktu dekat ini kami akan mendatangi kantor camat dan juga kantor Bupati Aceh Timur serta ke kantor DPRK untuk meminta kepastian atas permasalahan belum dilantiknya Keuchik Desa Teupin Raya kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur yang terpilih.pungkasnya.

BACA JUGA  Buka Rakernis Bidang Gabungan, Kapolda Sumsel Tekankan Waspada Karhutla

Pada kesempatan yang sama, Keuchik terpilih Ibnu Hajar selaku Keuchik yang terpilih juga menyampaikan komplainnya terkait mengapa sampai saat ini dirinya belum juga dilantik oleh pemerintah sedang kan diri nya pada saat pemilihan telah dinyatakan sah menjadi pemenang dalam pemilihan Keuchik tersebut oleh panitia , saksi – saksi, serta masyarakat Desa yang ada di lokasi pemilihan

Ibnu Hajar juga mengatakan bahwa ada kejanggalan setelah usai pemilihan kepala desa dan diduga ada oknum yang tidak menerima kemenangan saya

“Lanjut Ibnu Hajar mengatakan jika masalah pelantikan dirinya untuk menjadi Keuchik di Desa Teupi Raya Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur ini masih berlangsung lama untuk dilantik maka saya akan segera mengajukan ke MK. “pungkas Ibnu Hajar. (DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru