Menuju PALI Kabupaten Lengkap: Target 112 Ribu Bidang Tanah Terpetakan Terus Diakselerasi BPN

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi AI: Petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten PALI melakukan pengukuran lahan warga menggunakan alat theodolite dan mencocokkan dokumen peta bidang tanah di area permukiman Bumi Serepat Serasan. Hingga April 2026, BPN terus memacu target pemetaan digital terhadap 112.289 bidang tanah guna memberikan kepastian hukum dan mewujudkan program

Foto ilustrasi AI: Petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten PALI melakukan pengukuran lahan warga menggunakan alat theodolite dan mencocokkan dokumen peta bidang tanah di area permukiman Bumi Serepat Serasan. Hingga April 2026, BPN terus memacu target pemetaan digital terhadap 112.289 bidang tanah guna memberikan kepastian hukum dan mewujudkan program "Kabupaten Lengkap". (Dok/tintamerah.co)

PALI |  tintamerah.co – Kantor Pertanahan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan terus bergerak masif dalam menata legalitas aset tanah masyarakat. Langkah taktis ini menjadi angin segar sekaligus kepastian hukum yang dinantikan oleh warga Bumi Serepat Serasan demi masa depan investasi properti yang lebih aman.

Berdasarkan data resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten PALI yang diterima tintamerah.co, estimasi total bidang tanah di seluruh wilayah Kabupaten PALI saat ini tercatat sebanyak 112.289 bidang. Dari pemetaan berskala besar tersebut, sinergi digitalisasi sertifikasi tanah menunjukkan progres yang nyata dan terukur.

Akselerasi Digitalisasi dan Kepemilikan SHM

Hingga April 2026, transformasi tata kelola pertanahan digital di PALI telah berhasil memetakan 24.955 bidang tanah secara digital. Angka ini mencerminkan komitmen kuat BPN dalam mewujudkan modernisasi administrasi pertanahan yang transparan.

BACA JUGA  Aneka Oleh-oleh dan Jajanan Khas PALI

Jika dikalkulasikan, persentase pencapaian kepemilikan Sertipikat Hak Milik (SHM) warga saat ini telah menyentuh angka 29,24% (atau sebanyak 32.830 bidang) dari total keseluruhan estimasi bidang tanah yang ada di Kabupaten PALI. Capaian ini menjadi fondasi kokoh untuk terus mendorong sisa bidang tanah yang belum tersertifikasi agar segera menyusul.

 

Keberhasilan ini tidak lepas dari intervensi program strategis nasional, salah satunya melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2023–2025), program PTSL di Kabupaten PALI secara progresif telah berhasil menerbitkan dan mendistribusikan sertipikat sebanyak 6.242 bidang kepada masyarakat.

Mengurai Kendala Lapangan Melalui Solusi Humanis

Tentu perjalanan menuju target “Kabupaten Lengkap” bukan tanpa tantangan. Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten PALI, Dedi Wahyudi, S.SiT., M.Si., mengungkapkan bahwa dinamika di lapangan masih kerap diwarnai oleh sengketa batas dan sengketa kepemilikan tanah antarwarga.

BACA JUGA  Polsek Talang Ubi Mengelar Jum'at Curhat di Desa Talang Bulang

Namun, kendala tersebut tidak menyurutkan langkah BPN. Pendekatan dialogis, edukasi hukum, serta penguatan internal satgas adjudikasi PTSL terus dilakukan guna meminimalisir ego sektoral di masyarakat. BPN PALI optimistis, dengan iklim koordinasi yang kondusif, sengketa lapangan dapat diredam secara damai.

Imbauan Menyejukkan: Urus Sendiri, Lebih Cepat dan Murah!

Pihak BPN PALI secara tegas namun menyejukkan mengetuk kesadaran masyarakat yang hingga kini belum melegalkan aset tanahnya. Legalitas tanah bukan sekadar selembar kertas, melainkan benteng hukum yang melindungi hak milik keluarga serta mampu mendongkrak nilai investasi properti secara signifikan.

Masyarakat diimbau kuat untuk datang langsung dan mengurus dokumen pertanahan secara mandiri tanpa menggunakan jasa perantara atau calo.

BACA JUGA  Pisah Sambut Kapolres PALI ke-lV

“Keuntungan pengurusan secara mandiri adalah pelayanan bisa diselesaikan lebih cepat dengan biaya yang jauh lebih murah,” ujar Dedi Wahyudi keterangan resminya.

Dengan semangat gotong royong antara masyarakat, keterbukaan pemerintah daerah, dan profesionalisme BPN, impian PALI menjadi Kabupaten Lengkap dalam beberapa tahun ke depan dipastikan bukan sekadar target di atas kertas, melainkan kesejahteraan nyata yang siap dihadiahkan bagi seluruh warga PALI.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru