PALI MEMBARA: Hibah 9 Hektar PT MHP Dianggap Penghinaan, Ubaidillah Serukan Perlawanan Rakyat!

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, minta seluruh aktivis LSM, wartawan, dan warga PALI! menuntut PT MHP secara total. (Dok/H. Ubaidillah)

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, minta seluruh aktivis LSM, wartawan, dan warga PALI! menuntut PT MHP secara total. (Dok/H. Ubaidillah)

PALI | tintamerah.co -, Amarah publik di Bumi Serepat Serasan mencapai titik didih. Di saat duka keluarga korban tabrak lari armada kayu PT Musi Hutan Persada (MHP) belum mengering, perusahaan raksasa itu seolah tanpa dosa tetap memacu “monster-monster” besi mereka di jalanan umum. Langkah ini dinilai bukan sekadar kelalaian operasional, melainkan bentuk arogansi nyata terhadap nyawa manusia dan kedaulatan daerah.

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, muncul dengan pernyataan yang menggelegar. Ia tidak lagi sekadar mengkritik, namun menelanjangi ketimpangan hubungan antara PT MHP dengan Kabupaten PALI yang dianggapnya sudah sangat tidak sehat dan menghina akal sehat.

Hibah 9 Hektar: “Recehan” di Tengah Kehancuran

Menanggapi isu hibah lahan seluas 9 hektar dari PT MHP kepada Pemerintah Kabupaten PALI, Ubaidillah dengan nada sinis menyebut hal itu sama sekali tidak ada harganya jika dibandingkan dengan kerusakan yang ditimbulkan.

BACA JUGA  "MHP JANGAN JADI PENJAJAH!" Ketua DPRD PALI Ngamuk: Bangun Flyover Sekarang atau Angkat Kaki dari Bumi Serepat Serasan!

“Jangan bicara soal hibah 9 hektar! Itu tidak sebanding dengan hancurnya jalan-jalan kita yang dilumat mobil logging MHP setiap hari. Kerugian infrastruktur kita jauh lebih besar dari sekadar tanah itu!” tegas Ubaidillah dengan nada keras saat dihubungi tintamerah.co, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, PT MHP telah mengeruk kekayaan alam PALI selama puluhan tahun melalui Hak Guna Usaha (HGU), namun kontribusinya dianggap tidak seimbang dengan beban penderitaan masyarakat.

“Mereka sudah puluhan tahun hidup subur di atas tanah HGU kita, mengeruk hasil bumi kita, sementara rakyat hanya disisakan debu, jalan rusak, dan nyawa yang terancam. Hibah itu tidak sebanding!” tambahnya lagi.

Seruan Jihad Keadilan: LSM dan Wartawan Diminta Bergerak

Pernyataan Ubaidillah kali ini adalah sebuah maklumat perang terhadap ketidakadilan. Ia secara terbuka menginstruksikan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu melawan dominasi PT MHP yang dianggap kebal hukum.

BACA JUGA  Nyawa Warga PALI Bukan Tumbal Logistik! LSM Serampuh Desak Dishub Hentikan Total Operasional PT MHP: SOP Hanya Macan Kertas!

“Saya panggil seluruh aktivis LSM, wartawan, dan warga PALI! Jangan diam! Kita harus menuntut PT MHP secara total. Mereka tidak boleh merasa bisa membeli nyawa dan kerusakan jalan dengan hibah kecil. Ini soal harga diri daerah!” seru Ubaidillah.

Ia mengecam keras sikap perusahaan yang tetap membiarkan armadanya melintas pasca insiden tabrak lari mematikan baru-baru ini. Baginya, itu adalah bukti nyata bahwa PT MHP tidak memiliki empati sedikitpun terhadap warga lokal.

Jalan PALI Bukan Milik MHP

Ubaidillah menegaskan bahwa jalanan di PALI dibangun dengan uang rakyat, bukan untuk dihancurkan oleh kepentingan korporasi yang abai pada keselamatan publik. Ia mendesak agar ada tindakan konkret, bukan sekadar janji-janji manis di atas kertas.

BACA JUGA  Sekda PALI Sebut Oknum ASN 'Doyan' Bolos Kerja Orangnya Itu – Itu Saja

“Kita sudah cukup bersabar. Puluhan tahun mereka di sini, tapi apa yang kita dapat? Hanya jalan yang hancur lebur! Sekarang, ditambah lagi ada korban nyawa dan mereka tetap melintas dengan sombongnya. Ini tidak bisa dibiarkan lagi!” terang Ubaidillah.

Berita ini menjadi peringatan keras bagi PT MHP bahwa gelombang perlawanan di PALI tidak lagi bisa dibendung. Masyarakat kini menunggu, apakah pemerintah dan aparat penegak hukum akan berdiri bersama rakyat, atau tetap membiarkan monster-monster kayu itu terus menggilas keadilan di tanah PALI.

Tintamerah.co sudah berusaha menghubungi manajemen PT. MHP, dan Humas perusahaan mengenai armada angkutan kayu MHP masih melintas di jalanan pusat Kota Pendopo, Jumat (20/3/2026). Hingga berita ini diturunkan, belum ada satupun pihak yang memberikan jawaban

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru