PALI | tintamerah -, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tengah mempersiapkan lompatan besar dalam sistem proteksi kebakaran dan layanan darurat. Di bawah komando Rizal Pahlevi, Damkar PALI menargetkan tahun 2026 sebagai tahun transformasi sarana, prasarana, serta inovasi pelayanan publik.
Langkah ini diambil guna mengatasi tantangan infrastruktur yang selama ini menjadi kendala di lapangan, mulai dari usia armada hingga sistem pelaporan yang dinilai masih konvensional.
Modernisasi Alat: Menuju Standar Nasional
Kepala Damkar PALI, Rizal Pahlevi, mengungkapkan bahwa saat ini kondisi armada dan peralatan menjadi fokus utama perbaikan. Ia mengakui bahwa sebagian unit yang beroperasi sudah memasuki usia tua dan peralatan yang ada belum sepenuhnya memenuhi standar nasional.
“Kami tidak ingin mengambil risiko dengan keselamatan petugas dan warga. Tahun 2026, target kami adalah melakukan pengadaan besar-besaran,” ujar Rizal dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Kamis (5/3/2026).
Target pengadaan di tahun 2026 mencakup:
- Penambahan Armada: Mobil pemadam kebakaran baru dan motor quick response untuk menjangkau gang sempit.
- Peralatan Keselamatan: Pengadaan Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), hydrant portable, hingga fire blanket.
- Revitalisasi Bangunan: Perbaikan total pada pos-pos pemadam dan Markas Komando (Mako) Damkar PALI agar lebih representatif dan fungsional.
Digitalisasi Layanan: Selamat Tinggal Pelaporan Manual
Beralih ke sistem respons, Rizal Pahlevi menyoroti kelemahan sistem yang ada pada tahun 2025. Selama ini, layanan pengaduan masih mengandalkan telepon biasa dan pelaporan manual, yang seringkali menghambat kecepatan petugas dalam mencapai lokasi.
“Di tahun 2026, kita akan tinggalkan cara lama. Kami akan mengintegrasikan layanan darurat ke Call Center Nasional 112,” tegas Rizal.
Inovasi digital ini nantinya akan dilengkapi dengan:
- Sistem Berbasis GPS: Petugas dapat melihat titik koordinat tepat kejadian secara real-time di layar monitor Mako.
- Aplikasi Pelaporan Digital: Memudahkan warga mengirimkan bukti visual (foto/video) kejadian untuk penilaian skala prioritas.
Lebih dari Sekadar Pemadam: Penguatan Layanan Rescue
Selain urusan api, Rizal menekankan bahwa Damkar PALI kini bertransformasi menjadi unit penyelamatan yang lebih luas (non-kebakaran). Layanan rescue akan ditingkatkan mencakup evakuasi hewan liar (animal rescue), penanganan pohon tumbang, hingga bantuan kebencanaan lainnya.
“Masyarakat harus tahu bahwa Damkar bukan hanya soal air dan api. Kami hadir untuk segala jenis kondisi darurat. Dengan peralatan baru nanti, kemampuan tim rescue kita akan jauh lebih lincah dan aman,” tambah Rizal.
Rizal berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat agar visi PALI Tangguh Kebakaran 2026 ini dapat terealisasi demi keamanan dan kenyamanan seluruh warga Bumi Serepat Serasan.
Editor: Efran















