Pendekatan Humanis Satgas Yonif 143/TWEJ Dengarkan Suara Warga Perbatasan RI-PNG

Selasa, 25 April 2023 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan keakraban Satgas Yonif 143/TWEJ lakukan komunikasi sosial dengan para tokoh masyarakat di wilayah penugasan diantaranya berkunjung kerumah salah satu toko tokoh agama di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kab. Keerom, Papua, Selasa (25/04/2023).

Sebagai upaya untuk terus mempererat hubungan kekeluargaan dan keakraban
Satgas Yonif 143/TWEJ terus berupaya melakukan pendekatan secara humanis kepada seluruh masyarakat di wilayah penugasan guna mendengar dan mengetahui suara, tanggapan dan kondisi secara langsung di lapangan.

Dalam keterangan Dansatgas Yonif 143/TWEJ Letkol Inf Ari Iswoyo Timor, S.Hub.Int., saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, pihaknya telah menekankan kepada seluruh pos jajarannya untuk aktif melakukan komunikasi yang humanis kepada seluruh masyarakat guna mendengar dan mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat di perbatasan RI-PNG.

BACA JUGA  Bank Indonesia Gelar Pekan QRIS Nasional di PIM, Catat Rangkaian Kegiatannya

“Kami telah tekankan seluruh pasukan yang tersebar di pos-pos sepanjang perbatasan untuk melakukan pendekatan-pendekatan secara humanis kepada masyarakat guna lebih mempererat jalinan kekeluargaan sebagai mana moto yang kami bawa yaitu Kami Datang Untuk Menjadi Saudara,” ungkap Dansatgas.

Kegiatan yang dipimpin oleh Danpos Kalipao Satgas Yonif 143/TWEJ Letda Inf Abdul Halim mendapat sambutan gembira dari warga. Diantaranya salah satu tokoh agama Kampung Yuwainda bapak Pdt. Lukas Psebo. Terlihat komunikasi yang akrab terjalin dimana hal ini menunjukkan dapat diterimanya pasukan TNI di tengah-tengah masyarakat.

“Satgas mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Papua khususnya yang berada di garis batas RI-PNG yang dapat menerima kami dengan tangan terbuka untuk bersama-sama mewujudkan Papua yang cinta damai”, tambah Dansatgas.

BACA JUGA  Unit Subdit II Fismondev Ditkrimsus Polda Sumsel Berhasil Amankan 6 Tersangka Tindak Pidana Jaminan Fidusia

Sementara itu tokoh agama yang sekaligus pendeta Kampung Yuwainda bapak Lukas Psebo (55) selaku pendeta mengucapkan terimakasih dan penghormatan yang tulus kepada Satgas Yonif 143/TWEJ, dengan keberadaanya yang berperan aktif membantu keperluan masyarakat mulai peduli Pendidikan, kesehatan terlebih keamanan guna menciptakan lingkungan yang damai dan tentram bagi masyarakat.

“Saya sangat bangga dan terimakasih dengan keberadaan Pos TNI di wilayah kami, atas kepedulian yang dilakukan bapa-bapa TNI masyarakat terbantu sekali dan merasakan ketenangan karena TNI yang selalu siaga jaga kami,” tuturnya.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru