Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Sultan alaidin said Maulana abdul azis syah dan istri putri meurah mahdum khudawi
Pediri kerajaan islam 1 asia tenggara bandar khlifah peulerak berkuasa.
Selasa 1 MHR 225h -249H-849m -864 wafat 249H-864
Peringatan tahun baru islan dan hauol nya sultan alaidi maulana abdul azis syah pertama asia ..turut hadir dalam peringatan satu Muharam camat NASRI SE MSM poerlak seluruh forkofinda…dan anggota dewan dprk ketua dprk fatah fikri dan DPRA ..tgk Muhammad yunus 19 juli 2023
Hijrah merupakan salah satu risalah penting dalam Islam. Bahkan penanggalan bulan dalam Islam dimulai dari hitungan momentum hijrahnya nabi dari Makkah ke Madinah.
Mengapa fenomena hijrah menjadi mementum penting dalam sejarah Islam?
Hal ini karena hijrah memberikan arahan tentang langkah memulai perubahan dari realitas yang buruk menuju realitas yang baik.
Definisi Hijrah
Secara bahasa hijrah adalah berpindah, berpisah.
Sementara secara istilah, menurut pakar leksiografi Al-Quran, Raqib al-Isfahani berpendapat bahwa kata hijrah mengacu kepada tiga pengertian, yaitu:
Pertama, Meninggalkan negeri yang berpenduduk kafir menuju negeri yang berpenduduk muslim, seperti hijrah Rasulullah SAW dari Mekkah ke Madinah,
Kedua, Meninggalkan syahwat, akhlak yang buruk dan dosa-dosa menuju kebaikan yang diperintahkan oleh Allah SWT,
Ketiga, Mujahadah an-nafs atau menundukkan hawa nafsu untuk mencapai kemanusiaan yang hakiki.
Dalam konteks ini maka yang tepat adalah pengertian yang kedua dan ketiga. Yaitu suatu jiwa berniat untuk melakukan perubahan perbaikan diri dari dunia “hitam” menuju dunia “putih”.
Perubahan diri dari realitas hidup yang awalnya serba borju, hura-hura, foya-foya, senang-senang seakan tanpa batas, berubah menuju realitas hidup anak muda yang serba baik, suka ke masjid, hadir majelis taklim, menjadi aktifis dakwah dan segala perubahan kebaikan lainnya. Inilah sejatinya hijrah itu.
Kehidupan adalah sebuah dinamika perubahan sejak manusia lahir hingga meninggal dunia. Setiap manusia yang normal secara umum memiliki visi dan misi dalam hidupnya atau paling minimal memiliki harapan untuk hidup yang lebih baik. Upaya perubahan hidup manusia berupaya semaksimal mungkin bertujuan untuk mencapai kehidupan yang sukses baik secara individu maupun kolektif. Namun dalam realitas masih banyak manusia belum mampu mengelola perubahan yang terjadi untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
Adapun Rasulullah saw bersama sahabatnya adalah contoh tauladan terbaik bagaimana beliau memanfaatkan semua potensi yang ada untuk membangun sebuah perubahan. Kondisi Jazirah Arab pada saat itu berada pada peradaban hidup yang rendah (jahiliyah). Meliputi kebodohan, kezaliman, perang antar kabilah, kerusakan moral, pelecehan nilai kehormatan wanita, penyembahan berhala serta berbagai bentuk kejahatan. Bagaimana Rasulullah saw dapat merubah kehidupan yang buruk itu menjadi kehidupan yang berperadaban yang tidak ada bandingannya sepanjang zaman.-+hsb
Darwin nainggolan















