Siaga Bencana, Bukit Asam (PTBA) Kirim Bantuan dan Tim Tanggap Darurat ke Sukabumi

Kamis, 19 Desember 2024 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut berpartisipasi dalam program ESDM Siaga Bencana untuk membantu korban bencana alam tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pada 11-13 Desember 2024, PTBA menerjunkan Tim Tanggap Darurat (Emergency Response Group/ERG) untuk membantu masyarakat di Desa Cicukang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi. Tim Tanggap Darurat terdiri dari tim rescue untuk membantu proses evakuasi, serta dokter dan tenaga kesehatan untuk memberi pengobatan pada korban bencana.

PTBA juga memberikan bantuan logistik. Pada 11 Desember 2024, bantuan berupa beras (500 kg), telur ayam (30 kg), mie instan (70 dus), gula pasir kemasan 1 kg (100 pcs), minyak goreng kemasan 1 liter (100 pcs), kopi (20 dus) disalurkan ke Desa Cicukang, Kampung Legoh Picang dan Kampung Bang Bayang.

BACA JUGA  Lanal Palembang Ikuti Tatap Muka Bersama Pembina Daerah Melalui Vicon

Kemudian pada 12 Desember 2024, bantuan berupa beras (1 ton), telur ayam (75 kg), mie instan (30 dus), minyak goreng kemasan 1 liter (60 pcs), paket makanan anak-anak (150 paket), dan kopi (20 dus) didistribusikan ke Desa Neglasari.

Junardi, Koordinator Tim Tanggap Darurat PTBA, berharap kehadiran Tim Tanggap Darurat dan bantuan logistik dari PTBA dapat membantu masyarakat setempat agar bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas normal.

“Bukit Asam berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan. Kami memahami betapa pentingnya tindakan cepat dan tepat dalam situasi darurat ini. Langkah-langkah cepat dan efektif ini tidak hanya membantu pemulihan masyarakat Sukabumi, tetapi juga memberikan harapan baru bagi mereka yang terdampak. Bukit Asam berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan membantu mereka bangkit kembali,” kata Junardi.

BACA JUGA  Ikhtiar Batin, Menag Ajak Umat Terus Berdoa Agar Pandemi Berakhir Segera Mungkin

Kosasih, Komandan Pos Ramil Kecamatan Purabaya selaku Ketua Pelaksana Harian (Plh) Tanggap Darurat Bencana Kecamatan Purabaya, mewakili warga yang terdampak musibah mengaku sangat bersyukur menerima bantuan dari PTBA.

Ia menyebutkan, lebih kurang 712 jiwa atau 215 Kepala Keluarga (KK) di wilayah SD Kalibunder Desa Neglasari memperoleh bantuan kesehatan dari PTBA. Kemudian di Desa Cicukang dan Desa Citamiyan, sebanyak 45 KK memperoleh bantuan kesehatan. “Alhamdulillah bantuan logistik tercukupi dari Bukit Asam. Kami dari warga Kecamatan Purabaya khususnya yang terdampak bencana mengucapkan banyak terima kasih atas partisipasi dan bantuannya,” ucapnya.

Lili Rahman, Kepala Desa Neglasari, menyampaikan apresiasi atas kepedulian PTBA. “Mudah-mudahan apa yang telah diberikan dari Bukit Asam kepada masyarakat kami menjadi amal ibadah, dan semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat untuk masyarakat kami. Semoga Bukit Asam semakin maju dalam usahanya,” ucapnya.

BACA JUGA  Lakukan Pengawasan dan Pengendalian, Tim Dalproggar TNI AD Kunjungi Satuan Jajaran Kodam II/Swj

Senada, Hendra, warga Kampung Nangglewer Sukabumi, mengucapkan syukur dan terima kasih atas kedatangan bantuan dari PTBA. “Semoga bermanfaat bagi kita semua. Doakan kami segera cepat pulih kembali, bantuan dari pemerintah secepatnya supaya kami para korban bencana cepat dievakuasi dan diberi tempat tinggal yang baru,” ujarnya.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru