Singa Abab Angkat Bicara Soal Alat Pertanian PALI yang Ditempatkan Ditengah Hutan

Kamis, 26 Mei 2022 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mulyadi Asoi alias Singa Abab saat dibincangi Tintamerah.co.id di Sekretariat IWO PALI, Selasa (24/05/22).
Sumber Foto: Efran

Foto: Mulyadi Asoi alias Singa Abab saat dibincangi Tintamerah.co.id di Sekretariat IWO PALI, Selasa (24/05/22). Sumber Foto: Efran

PALI | Tintamerah.co.id -, Aktivis Senior asal Desa Betung kecamatan Abab, Mulyadi Asoi angkat bicara soal alat pertanian yang ditempatkan ditengah hutan desa Talang Akar.

“Ini kan cukup menarik, alat itu kan milik negara, mengapa dibiarkan begitu saja,” kata dia kepada Tintamerah.co.id, Selasa (24/05/22).

Menurut dia, atas kejadian hilangnya onderdil excavator harus ada pihak yang bertanggung jawab karena dibiarkan begitu saja.

Disamping itu, dia mempertanyakan sistem pinjam pakai alat pertanian tersebut sampai ketangan para petani jangan sampai ada oknum yang membebani masyarakat harus menyewa.

“Ini goblok namanya, ini aduuuh, banyak masalah dikabupaten PALI ini disemua tingkatan kayaknya,” ujar dia.

Pria yang tenar dengan panggilan Singa Abab itu menyatakan alat milik negara itu bernilai tinggi dan harus dirawat serta ditempatkan ditempat yang lebih aman untuk menghindari kehilangan.

BACA JUGA  Kado 100 Hari Kerja Asgianto - Iwan Tuaji, ‘Keno’ Demo LSM Serampuh

Menurut dia, keputusan dinas pertanian meletakan alat tersebut ditengah hutan akan memancing orang berbuat kejahatan.

Atas kejadian itu, Singa Abab menyebut harus ada pihak yang bertanggung jawab jika terjadi hal-hal yang tidak dinginkan.

“Yang jelas ini penyalur alat, kalau seandainya dinas pertanian, dinas pertanian harus bertanggung jawab, kami menuntut ini, ini jangan menyalahkan pihak lain karena yang menyalurkan itu adalah pihak yang terkait, kalau dinas pertanian, dinas pertanian harus bertanggung jawab dong. Itu harus dipantau terus, kan begitu, bagaimana cara mereka menggunakan alat, setelah itu bagaimana harus dikembalikan kemana, bagaimana cara perawatannya, kalau begini ini keterlaluan,” terang Singa Abab.

Singa Abab menilai semua barang milik negara terlebih bernilai harganya harus ditempatkan pada tempatnya.

BACA JUGA  Tuntaskan Janji Pembangunan, Bupati Asgianto Sulap RSUD Talang Ubi Menjadi Standar Nasional

Menurut dia, excavator tersebut tidak seharusnya ditempatkan ditengah hutan. Untuk lebih aman, kata Singa Abab ditempatkan di area kantor dinas pertanian, agar lebih aman jangan dibiarkan begitu saja.

Disisih lain, Singa Abab menyentil anggaran perawatan alat pertanian untuk perbaikan jika ada yang mengalami kerusakan.

“Ada apa dengan semua ini, soal alat itu rusak kan ada duit jelas ada uang untuk perawatan mengapa tidak, nah kemana uang perawatan itu, kalau tidak ada uang perawatan itu transparan dong, berikan penjelasan kepada para jurnalistik, para wartawan, terbukalah dong ini kan zaman terbuka dak boleh lagi disembunyikan,” pungkas Singa Abab.

Untuk itu, Singa Abab meminta dinas pertanian PALI segera mengambil tindakan-tindakan yang nyata untuk mengamankan ketempat yang lebih aman.

BACA JUGA  Tangis Istri dan Mimpi Anak yang Terkubur: Efran Kembali Sentil Derita Keluarga di Hadapan Pejabat Kejari PALI

Singa Abab berharap jangan dibiarkan begitu saja, jika terjadi kehilangan akan berujung saling menyalakan.

Melihat kondisi ini, Singa Abab menyarankan segera mengadakan tindakan untuk mengamankan alat tersebut di halaman dinas pertanian di kabupaten PALI.

Seperti diketahui, dinas pertanian PALI dan mantan ketua Gapoktan desa Pengabuan beberapa hari yang lalu meninjau alat pertanian yang ditempatkan di kebun warga desa Talang Akar. Setelah dilakukan pengecekan, excavator milik dinas pertanian Provinsi Sumatera Selatan itu hilang computer, monitor, box sekring dan baterai.

Laporan: Efran

Berita Terkait

Pabrik Sawit PT Aburahmi Nekat Beroperasi Tanpa Izin Lengkap, Kasat Pol PP PALI Syarul Darman Tegas Pastikan Segel dan Setop Sementara!
Perkuat Armada, Damkar PALI Geber Uji Coba Unit Multifungsi 4.000 Liter untuk Pos Penukal
Cegah Kasus Berulang, DPMPTSP PALI Siatkan Pengawasan Ekstra Ketat Pasca Uji Nyali PT Aburahmi Tanpa Izin
Sanksi Administratif Menanti! Uji Nyali PT Aburahmi Operasikan Pabrik Sawit Tanpa Izin Lengkap di Bumi Serepat Serasan
Wibawa Hukum PALI Ditelanjangi, DPMPTSP Gelar Rapat Darurat Soal Pabrik Sawit PT Aburahmi Belum Lengkap Perijinan
Kepala DPMPTSP PALI Ungkap Pabrik Sawit PT Aburahmi Beroperasi Tanpa Izin Lengkap!
Gelorakan Ekonomi Kerakyatan, Perkembangan UMKM Sunday Morning Gelora November Pertamina Pendopo Kian Melesat
Tembus Ratusan Peserta! Wahana Flying Fox Damkar PALI Kembali Menggebrak Gelora November Dalam Semangat HUT RI Ke-81

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Pabrik Sawit PT Aburahmi Nekat Beroperasi Tanpa Izin Lengkap, Kasat Pol PP PALI Syarul Darman Tegas Pastikan Segel dan Setop Sementara!

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Perkuat Armada, Damkar PALI Geber Uji Coba Unit Multifungsi 4.000 Liter untuk Pos Penukal

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Cegah Kasus Berulang, DPMPTSP PALI Siatkan Pengawasan Ekstra Ketat Pasca Uji Nyali PT Aburahmi Tanpa Izin

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Sanksi Administratif Menanti! Uji Nyali PT Aburahmi Operasikan Pabrik Sawit Tanpa Izin Lengkap di Bumi Serepat Serasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Wibawa Hukum PALI Ditelanjangi, DPMPTSP Gelar Rapat Darurat Soal Pabrik Sawit PT Aburahmi Belum Lengkap Perijinan

Berita Terbaru