Wakapolri Sampaikan Beberapa Hal Dalam Arahannya ke PJU Kapolres Jajaran Polda Sumsel

Rabu, 8 November 2023 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH sampaikan beberapa hal dalam arahannya ke PJU dan Kapolres jajaran Polda Sumsel.

Arahan ini diberikan dalam kunjungan kerja (kunker) ke Mapolda Sumsel yang beralamat di Jalan Sudirman, Kecamatan Kemuning Palembang, Rabu (8/11/2023).

Wakapolri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH menyampaikan, bahwa para kapolres harus memberikan atensi untuk daerah binaan atau daerah rawan.

“Kita sampaikan kepada Kapolres untuk melakukan patroli sesuai dengan anatomi crime yang ada untuk daerah rawan di wilayahnya,” ujarnya saat memberikan arahan di auditorium lantai 7, gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Bahkan jadilah polisi yang bersyukur akan profesinya, bahkan harus menjadi pemimpin yang memahami karakteristik wilayah dan masyarakat.

Banyak cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Kita harus selalu bersyukur dengan amanah yang diberikan pimpinan dengan melaksanakan tugas sebaik baiknya, hingga bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kloter 8 Tiba di Asrama Haji, Ini Layanan yang Diterima Jemaah

Sedangkan terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tentunya kapolda Sumsel sudah memetakan wilayah rawan dan sudah ditentukan yang tepat. Karena ini rutin terjadi setiap tahun.

“Kita harapkan sumsel bisa memberikan support pangan ke daerah lain,” tambahnya. Untuk sekarang ini kepercayaan publik naik 76 persen.

“Mari kita dukung kapolri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, bila tidak mampu berprestasi minimal tidak membuat masalah, banyak hal yang bisa dilakukan,” akunya.

Maka jadikanlah profesi untuk menjadi bagian dari masyarakat dan problem solving. Tingkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Bahkan laksanakan yang menjadi arah bijak pimpinan agar seluruh personel aman dan tenang. Sementara terkait pemilu untuk polda sumsel pada Februari gesekan tidak terlalu besar.

Namun Pilkada potensi kerawanannya yang besar. “Sehingga kita harapkan personel untuk berjaga di wilayah masing-masing, bahkan harus menjaga kesehatan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Bersama BPDAS Tandatangani MOU Penghijauan

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo menyampaikan rasa syukur atas perkenannya hadirnya Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH di Mapolda Sumsel.

“Kita sangat bersyukur bisa mendapatkan arahan secara langsung dari bapak Komjen Pol Agus Andrianto,” ungkap Irjen Pol Wibowo.

Dalam kegiatan ini, lanjut ia mengatakan, bahwa tiga hal yang disampaikan yakni tentang situasi umum, dimana situasi Polda Sumsel masih kondusif.

“Kondisi sekarang ini masih sangat kondusif, dan mengenai tindak kejahatannya masih cukup tinggi dan kita berada pada urutan ke-7 dari seluruh jajaran polda,” jelasnya.

Untuk kasus kejahatan, mendominasi mengenai kasus tipu gelap. “Untuk itu, kami meningkatkan tim patroli dan sampai dengan saat ini Kami mempunyai layanan kepolisian banpol,” paparnya.

BACA JUGA  Bukit Asam (PTBA) Bantu Anak Putus Sekolah Melalui Pendidikan Kesetaraan

Melalui aplikasi tersebut sangat membantu dan merespon aduan masyarakat, sampai hari ini sudah 2.000 lebih laporan masyarakat yang pihaknya terima melalui app tersebut.

Untuk masalah Karhutla ada lima kendala besar, yakni mengenai kebiasaan masyarakat, dimana pada saat musim kemarau ini untuk membakar lahan.

Sehingga pada saat musim hujan memudahkan mereka proses untuk tanam benih. Kedua cuaca ekstrem, pada musim panas yang berkepanjangan mengakibatkan kondisi medan dan lahan api yang sulit dijangkau.

Sehingga sulitnya anggota untuk memadamkan api tersebut, bahkan minimnya peralatan pemadam api dan alat angkut membuat anggotanya kesulitan memadamkan api.

Kemudian, keterampilan personel perlu ditingkatkan dengan mengenali karakter dan cara memadamkan api. Dan untuk persiapan pemilu, Provinsi Sumsel masuk kategori peringkat ke-19 rawan sedang. “Kmi juga menekankan kepada personel polda sumsel untuk tetap bersikap netralitas,” tutupnya.*

Berita Terkait

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Berita Terbaru