Wagub Mawardi Yahya: Pemprov Sumsel Lakukan Sinkronisasi dan Optimalisasi Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 2 September 2022 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tintamerah.co.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan mengentaskan kemiskinan ekstrem sesuai dengan instruksi pemerintah pusat dalam rangka percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah Republik Indonesia pada 2024.

Sebagai langkah awal, Pemprov Sumsel akan melakukan pendataan ulang wilayah, selanjutnya akan melakukan sinkronisasi dan optimalisasi program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Ya, sesuai instruksi Presiden RI, seluruh provinsi termasuk Sumsel diperintahkan untuk mendata ulang yang dinilai kemiskinan ekstrem di setiap wilayahnya. Tentu selanjutnya akan berkoordinasi dan menentukan langkah dalam menangani masalah tersebut,” ungkapnya usai menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2022, di Ballroom Hotel Grend Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (31/8).

BACA JUGA  Resmikan Penguatan Struktur Korbrimob Polri, Kapolri: Siap Hadir Berikan Pelayanan Terbaik

Menurut Mawardi  Yahya   akan melibatkan   Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dilingkungan Pemprov Sumsel mendata ulang secara valid, turun ke lapangan serta merumuskan program-program sejalan dengan program pemerintah pusat.

“Kalangan OPD  akan kita perintahkan  untuk melakukan  pendataan   ulang  dan merumuskan program-program. Inysa Allah, kita akan tuntaskan kemiskinan ekstrem sesuai dengan instruksi pemerintah pusat,” tegasnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan/Setwapres, Sekretaris Eksekutif TMP 2K, Suprayoga Hadi mengatakan, pemerintah terus melakukan upaya dalam rangka mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan memperbaiki akurasi data jumlah penduduk yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem.

“Untuk itu, kepada kepala daerah yang hadir, untuk sama-sama bekerja keras melakukan sinkronisasi program. Dua kunci utama dalam menurunkan kemiskinan ekstrem adalah konvergensi program dan perbaikan akurasi pensasaran,” ungkapnya.

BACA JUGA  Lima Proyek Hulu Migas dengan Investasi Rp 3,6 Triliun akan Onstream di Kuartal 2 Tahun 2022

Acara dibuka langsung oleh Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan/Setwapres, Sekretaris Eksekutif TMP 2K, Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraaan Sosial, Kemenko PMK, Andie Megantara, para wakil gubernur, di Indonesia, serta undangan. *

Berita Terkait

Menajamkan “Taring” Pengawasan: Ikhtiar Firdaus Hasbullah Membawa Marwah DPRD PALI ke Level Baru
Benteng Kemerdekaan: Kala Jaksa dan Penjaga Pers Menyatukan Barisan
Menakar Nyali MoU Dewan Pers – Polri dalam Melindungi Kebebasan Pers
Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri
IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden
BGN Minta Masyarakat Kawal Menu Makan Bergizi Gratis: “Kalau Tak Sesuai, Kami Suspend Dapurnya!”
Pasca-Ledakan Pipa Gas di PALI, FORMAPALI JABODETABEK Desak Pertamina Lakukan Evaluasi Total

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 12:45 WIB

Menajamkan “Taring” Pengawasan: Ikhtiar Firdaus Hasbullah Membawa Marwah DPRD PALI ke Level Baru

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:52 WIB

Benteng Kemerdekaan: Kala Jaksa dan Penjaga Pers Menyatukan Barisan

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:49 WIB

Menakar Nyali MoU Dewan Pers – Polri dalam Melindungi Kebebasan Pers

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:46 WIB

Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 08:06 WIB

IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan

Berita Terbaru