BGN Minta Masyarakat Kawal Menu Makan Bergizi Gratis: “Kalau Tak Sesuai, Kami Suspend Dapurnya!”

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mendorong masyarakat turut aktif mengawal kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratiz (MBG).
(Dok/tangkapan layar video unggahan sosial media Facebook JPNN.com)

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mendorong masyarakat turut aktif mengawal kualitas menu dalam program Makan Bergizi Gratiz (MBG). (Dok/tangkapan layar video unggahan sosial media Facebook JPNN.com)

JAKARTA | tintamerah.co -, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan menu makanan yang tidak layak atau tidak sesuai standar yang ditetapkan.

Nanik menyatakan bahwa pengawasan publik sangat krusial mengingat keterbatasan jumlah personel pengawas internal dibandingkan dengan jumlah satuan pelayanan yang tersebar luas.

Mekanisme Laporan: Harus Detail dan Bukan Hoaks

BGN mempersilakan masyarakat untuk mengunggah kualitas menu ke media sosial sebagai bentuk kontrol sosial. Namun, Nanik memberikan catatan kritis agar laporan tersebut valid dan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami sangat terbantu kalau masyarakat mengupload menu, tapi tolong sebutkan detailnya: sekolah mana, SPPG (Satuan Pelayanan Gizi) desa mana, kecamatan, hingga kabupaten mana,” ujar Nanik seperti dikutip tintamerah.co pada unggahan video di sosial media Facebook JPNN.com, Rabu (4/3/2026).

BACA JUGA  DivHubinter Polri Berkontribusi Kembangkan Strategi Keamanan Regional Melanesian Spearhead Group

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mengunggah video lama yang diviralkan kembali. Selama informasi yang dibagikan sesuai kenyataan dan bukan fitnah, masyarakat tidak perlu takut terjerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Kalau yang di-upload benar kenyataan, misalnya menunya buruk dan tidak layak, itu bukan hoaks. Jadi tidak akan terjerat UU ITE. Yang penting tidak fitnah,” tegas Nanik.

Sanksi Tegas bagi Pelanggar

Nanik memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan langsung diverifikasi pada hari yang sama. Jika ditemukan pelanggaran nyata pada kualitas menu atau operasional dapur, BGN tidak akan segan mengambil langkah ekstrem.

“Yang tidak benar menunya, kita suspend dapurnya, kita tutup dapurnya,” cetus Nanik.

BACA JUGA  Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tutup Usia

Langkah tegas ini diambil karena keterbatasan jumlah pengawas BGN yang saat ini hanya berjumlah sekitar 70 orang, sementara target dapur pelayanan (SPPG) akan terus bertambah hingga puluhan ribu titik di seluruh Indonesia.

Klarifikasi Anggaran dan Frekuensi Makan

Dalam kesempatan tersebut, Nanik juga meluruskan simpang siur mengenai besaran anggaran per porsi. Ia menyebutkan bahwa biaya per porsi makan berada di rentang Rp8.000 hingga Rp10.000, bukan Rp15.000 seperti yang banyak beredar di publik.

Selain itu, ia menekankan bahwa program MBG wajib diberikan setiap hari sekolah. “Kalau ada yang memberikan hanya 3-4 hari dalam seminggu, itu salah SPPG-nya. Aturannya adalah setiap hari anak sekolah masuk, mereka harus dapat makan,” tambah Nanik.

BACA JUGA  10 Tips Polri ke Masyarakat untuk Wujudkan Mudik yang Aman, Sehat dan Bahagia

Sekolah Berhak Menolak

Menariknya, BGN memberikan ruang bagi sekolah yang merasa tidak membutuhkan program ini. Nanik menegaskan bahwa program MBG tidak bersifat paksaan. Sekolah yang merasa siswanya sudah terpenuhi gizinya secara mandiri diperbolehkan menolak, namun harus melalui prosedur resmi.

“BGN tidak pernah memaksa sekolah untuk menerima. Menolak pun tidak masalah, yang penting buat surat pernyataan resmi bahwa sekolah menolak program MBG. Masih banyak sekolah lain yang mengantre untuk dibantu,” pungkas Nanik.

 

Editor: Efran

Berita Terkait

BREAKING NEWS: PALI Memanggil, Wamentan Sudaryono Turun Tangan! Perang Total Melawan Mafia Cetak Sawah Tempirai Dimulai
Jemput Bola ke PAM Jaya, Firdaus Hasbullah Bawa 3 Strategi Jitu untuk Rombak Total PDAM Tirta PALI Anugerah
Di Balik Gelar ‘Jawara’, Menakar Integritas SKK Migas Mengawal Rupiah Negara
Pimpin Demokrat Sumsel, Cik Ujang Resmi Terima SK Penetapan Ketua DPD
Menajamkan “Taring” Pengawasan: Ikhtiar Firdaus Hasbullah Membawa Marwah DPRD PALI ke Level Baru
Benteng Kemerdekaan: Kala Jaksa dan Penjaga Pers Menyatukan Barisan
Menakar Nyali MoU Dewan Pers – Polri dalam Melindungi Kebebasan Pers
Pasca-Ledakan Pipa Gas di PALI, FORMAPALI JABODETABEK Desak Pertamina Lakukan Evaluasi Total

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

BREAKING NEWS: PALI Memanggil, Wamentan Sudaryono Turun Tangan! Perang Total Melawan Mafia Cetak Sawah Tempirai Dimulai

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:36 WIB

Jemput Bola ke PAM Jaya, Firdaus Hasbullah Bawa 3 Strategi Jitu untuk Rombak Total PDAM Tirta PALI Anugerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:51 WIB

Di Balik Gelar ‘Jawara’, Menakar Integritas SKK Migas Mengawal Rupiah Negara

Rabu, 6 Mei 2026 - 00:09 WIB

Pimpin Demokrat Sumsel, Cik Ujang Resmi Terima SK Penetapan Ketua DPD

Sabtu, 4 April 2026 - 12:45 WIB

Menajamkan “Taring” Pengawasan: Ikhtiar Firdaus Hasbullah Membawa Marwah DPRD PALI ke Level Baru

Berita Terbaru