Turunkan Angka Kemiskinan dan Rawan Stunting, Pj Bupati Tubaba Zaidirina akan Luncurkan Kartu E-PENTING

Selasa, 8 November 2022 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – Guna menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Pj Bupati Zaidirina dalam waktu dekat akan meluncurkan kartu Elektronik Penanganan Stunting (E-PENTING). Hal itu diungkapkan dalam audensi Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) setempat di ruang bupati, Senin, (7/10/22).

Pj Bupati mengatakan kartu E-PENTING ini dikhususkan untuk masyarakat rawan miskin dan rawan stunting. Datanya akan kita padukan antara data di Dinas Kesehatan, PPKB, dan Tiyuh. Pemegang kartu ini nantinya akan diberikan fasilitas untuk menaikan standar gizinya secara gratis melalui Dapur Sehat Anti Stunting (DASHAT). Pemegang kartu ini akan di monitor dalam beberapa bulan sehingga terlihat peningkatan kesehatan gizinya.

BACA JUGA  Gerak Cepat! Dapati Laporan Masyarakat, Polres Muba Langsung Tinjau Lokasi Sawmil

“Kartu E-Penting ini terintegrasi mulai dari KUA untuk calon pengantin, Puskesmas, pemanfaatan pekarangan berupa 3K (Kebun, Kolam, Kandang), dan DASHAT,” kata dia.

Dia mengungkapkan, rencananya kartu tersebut akan diluncurkan pada kunjungan kerja kepala BKKBN Hasto Wardoyo ke Tubaba.

“Terkait waktunya masih menunggu jadwal beliau. Selain itu, program itu sudah kita simulasikan di hadapan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat berkunjung ke stand Tubaba di acara Lampung Fair dan mendapatkan apresiasi positif,” ungkapnya.

Untuk menunjang program tersebut, pihaknya telah mengintruksikan kepada seluruh tiyuh agar warganya memanfaatkan pekarangan rumah secara maksimal, dengan menanam sayur, membuat kolam dan kandang hewan ternak.

“Hasil ternak dan sayuran warga itu nantinya selain bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari juga bisa di jual kepada pengepul dan ini sudah di lakukan sejumlah besar tiyuh di Tubaba,” jelasnya.

BACA JUGA  Keppres Terbit, Pelunasan Bipih Kuota Tambahan Dibuka 8 – 12 Juni 2023

Zaidirina berharap, dengan adanya program ini dapat mengentaskan kemiskinan di wilayah Tubaba.

“Jika program ini berjalan dengan baik, saya yakin tidak ada lagi warga miskin di Tubaba ini,” pungkasnya.(Joni St).

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru