Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK RI Djustini Septiana: Masyarakat Harus Paham Agar Tidak Terjerat Investasi Ilegal

Senin, 13 Maret 2023 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia (OJK RI) gelar kuliah umum di Universitas Sriwijaya (UNSRI) dengan
tema Pengenalan Pasar Modal dan Tipe Berinvestasi di Pasar Modal”. Acara dihelar di Graha Sriwijaya Unsri, Senin (13/3/2023).

Dijelaskan oleh Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK RI Djustini Septiana, OJK menilai perlu untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait produk-produk di pasar modal sehingga menghindarkan masyarakat agar tidak terjerat dalam investasi yang ilegal atau bodong.

” Hal ini merupakan salah satu rangkaian Program Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) tahun 2023 di Palembang dan juga mendukung langkah-langkah preventif yang terus dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar tidak terjerat dalam investasi yang ilegal/bodong,” ungkap Djustini Septiana.

BACA JUGA  Ketua POSE RI Minta Kapolda Sumsel Copot Kanit Reskrim Polsek Keluang, Dinilai Gagal Jaga Kondusifitas Wilayah

Pasalnya, hasil survei nasional indeks Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2022 menyebutkan pemahaman masyarakat terkait pasar modal di Indonesia masih relative rendah. Di mana indeks Literasi sektor Pasar Modal hanya sebesar 4,11 persen dan indeks Inklusinya hanya sebesar 5,19 persen.

“Untuk itu kita perlu bersinergi dan bekerja sama dan terus meningkatkan literasi dan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat memahami produk dan pelaku pasar modal dengan baik dan benar,”
kata Djustini.

Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE apresiasi langkah OJK RI dengan program SEPMT Tahun 2023 di Unsri.

Dirinya memberi pesan pada seluruh civitas akademika UNSRI untuk dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan program OJK ini dengan baik sehingga meningkatkan literasi dan inklusi di Pasar Modal Indonesia.

BACA JUGA  HIMPKA meminta Kejari Bersihkan DLHK Palembang dari Koruptor

“Syukur Alhamdulillah hari ini kita mendapat kehormatan dari OJK, OJK ini adalah lembaga yang berwibawa untuk bidang otoritas keuangan,” kata Anis.

Ia mengajak semua civitas akademika UNSRI untuk dapat mengikuti dengan baik, juga dicatat, dan dimasukkan ke mata kuliah yang diikuti mahasiswa sehingga proses ini ada manfaatnya bagi pendidikan di UNSRI.

” Tentu saja program SEPMT ini sangat berguna untuk meningkatkan literasi dan inklusi di Pasar Modal Indonesia,” pungkasnya.
(AS)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru