Tuntut Audit APBDes di Dua Kecamatan, Massa JPKP Gruduk Inspektorat Banyuasin

Rabu, 24 Februari 2021 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN|Tintamerah.co.id-
Puluhan massa yang tergabung dalam jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan ( JPKP) Kabupaten Banyuasin menggelar aksi damai di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Banyuasin,Rabu (24/02/2021)

Kedatangan massa Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) diterima
langsung oleh Kepala Inspektorat Banyuasin Zakirin.

Indo Sapri Ketua DPD JPKP dalam orasinya meminta dilakukan audit secara mendalam terhadap tiga Desa di Kecamatan Suak Tapeh dan satu desa di kecamatan Betung.

” Kami sudah menjalankan prosedur sesuai dengan tugas dan fungsi kami selaku kontrol sosial, kami telah mengkonfirmasi melalui surat ke empat desa tersebut yakni, Desa Talang Ipuh, Desa Sedang, Desa Meranti Kecamatan Suak Tapeh dan satu Desa di Kecamatan Betung yakni Desa Lubuk Karet terkait realisasi APBDes 2020, yang sejauh ini ditanggapi kurang kooperatif” paparnya.

BACA JUGA  Asah Kemampuan Prajurit, Koramil 402-09/Mesuji Gelar Latorsar

Lanjutnya, dengan kurang kooperatifnya ke empat desa tersebut menimbulkan tanda tanya besar dan patut diduga ada yang tidak beres dalam proses realisasi serta pengelolaan APBDes tahun 2020 desa tersebut, maka dengan aksi damai hari ini sebagai bentuk support kami ke Inspektorat dalam mewujudkan Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera, agar dilakukan kajian untuk dilakukan audit ke desa yang dimaksud,” Jelasnya

Selain itu JPKP, juga telah mengagendakan aksi lanjutan ke Inspektorat terkait beberapa desa. di beberapa Kecamatan yang juga dinilai kurang kooperatif, karena surat konfirmasi yang dilayangkan belum mendapat jawaban

Sementara Kepala Inspektorat Banyuasin Zakirin menyambut baik aksi damai dari JPKP, pihaknya meminta waktu untuk mempelajari data yang diserahkan oleh rekan – rekan Ormas JPKP.

BACA JUGA  Kapasitas RS Penuh, Muzani Minta Fasilitas di Komplek GBK Dijadikan RS Darurat Covid-19

” Terimakasih pada ormas JPKP yang sejauh ini masih percaya kepada kami, sebagai bentuk kemitraan, selalu berkordinasi terkait pesoalan yang ada di Banyuasin salah satunya persoalan APBDes desa,” ujarnya.

Mohon waktu paling lama dua minggu, juga mohon bantuannya jika diperlukan data tambahan agar JPKP bisa melengkapinya, ” tutupnya. (Agus)

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru