Pj Bupati Aceh Timur Launching Kampung Moderasi Beragama

Senin, 24 Juli 2023 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Pj Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si melauncing Kampung moderasi beragama (KMB) di Desa Bukit Tiga, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. Kampung moderasi beragama (KMB) merupakan yang digagas oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Timur. Senin (24/07/2023).

“Moderasi beragama merupakan program yang digaungkan Kementerian Agama sebagai upaya menciptakan harmoni sosial di tengah Kemajemukan Indonesia,” demikian disampaikan Pj Bupati Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si dalam sambutan dan arahan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat strategis dengan Satu Momentum untuk mengingatkan kepada warga masyarakat betapa pentingnya moderasi beragama.

“Moderasi dalam konteks kehidupan beragama telah sedemikian mengakar, dan dipraktikkan oleh para pendahulu kita selama ini,” ujar Pj Bupati Aceh Timur.

Lebih lanjut, Pj Bupati Aceh Timur menyebutkan bahwa, praktik moderasi dalam beragama serta pemahaman yang benar atas praktik keagamaan, diharapkan dapat menjadi tameng tersendiri dalam menghalau ekses-ekses negatif dari globalisasi serta modernisasi yang dapat mengganggu kerukunan umat beragama dan bermasyarakat yang selama ini telah kita bina.

BACA JUGA  DPRD Gelar Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II Atas Raperda Tentang APBD-P Tahun 2022

“Moderasi Beragama bukan hanya suasana rukun antar pemeluk agama, tetapi memberikan edukasi dan bimbingan kepada masyarakat agar kerukunan tertanam dalam kesadaran masyarakat, sebut Pj Bupati Aceh Timur.

Sehingga kerukunan yang tercipta, sikap toleransi yang tampak memang benar-benar tumbuh dari kesadaran masing-masing individu, bukan sekedar karena ada intruksi dari pemerintah dan formalitas belaka, kata Pj Bupati Aceh Timur.

“Mari kita wujudkan hakikat Bhinneka Tunggal Ika bersama-sama dan saling berdampingan. Bahwa dimoderasi pada manusia adalah apa yang dipikirkan, Apa yang menjadi perasaan, Apa yang menjadi memorinya dan Apa yang menjadi kehendaknya, ujarnya.

“Doa yang benar sesuai ilmu jiwa, dan harus melakukan 4 (Empat) Pilar yakni Pikiran, Perasaan, Ingatan dan Kehendak yang diarahkan sungguh sepenuhnya kepada Tuhan Allah Subhanahuwata’ala serta kami mengajak seluruh yang hadir untuk berdoa sungguh-sungguh agar toleransi dan kerukunan umat beragama Kabupaten Aceh Timur dapat terjalin,” terang Pj Bupati Aceh Timur.

BACA JUGA  BKAD BU Sampaikan Pengajuan GU Nihil Paling Lambat di Desember

Lebih lanjut, bahwa, tujuan launching Kampung Moderasi Beragama, adalah sebagai upaya untuk menguatkan kerukunan dan toleransi beragama di masyarakat untuk kesejahteraan dan kenyamanan bersama.

“Sebagai bentuk implementasi program tersebut, pada hari ini akan dilaunching Kampung Moderasi Beragama oleh Bapak Kakanwil. Kita berharap nantinya Desa yang di lounching dapat menjadi contoh kepada desa desa yang lain di Kabupaten Aceh Timur,” papar Pj Bupati Aceh Timur.

Kepada Kakanwil dan para undangan yang saya muliakan bahwa, Desa Bukit Tiga ini memiliki potensi dalam mempelopori warganya untuk hidup rukun, damai, sejahtera, Bahagia, katanya.

“Banyak keanekaragaman di sini diantaranya Kenduri kebangsaan dimana dalam acara tersebut Masyarakat Bersama-sama membuat nasi tumpeng dari berbagai suku dan etnis dikumpulkan kemudian dibagikan kepada masyarakat,” terang Pj Bupati Aceh Timur.

BACA JUGA  Muba Tingkatkan Pengawasan Mobil Angkutan Dan Evaluasi U-Turn

“Saya juga mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur, serta Penyuluh Agama Islam sebagai pembina Kampung Moderasi Beragama ini,” ucap Pj Bupati Aceh Timur.

Dia juga berharap praktik moderasi dalam beragama dan pemahaman yang benar atas praktik keagamaan dapat menjadi tameng dalam menghalau ekses-ekses negatif yang mengancam keutuhan NKRI.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat sekitar terutama Desa Bukit Tiga Kecamatan Peunaron, karena telah mengawali dan menjadi contoh program Moderasi Beragama di Kabupaten Aceh Timur, demikian pungkas Pj Bupati Aceh Timur. (DN)

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru