Tiga Warga Desa Panton Rayeuk T Termasuk Satu Orang Anak Terpapar Oleh Kebocoran Gas PT.Medco E&P Malaka

Jumat, 29 September 2023 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Masyarakat dusun Buket Mamplam Gampong Panton Rayeuk T Kecamatan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur kembali menjadi korban atas kebocoran Gas yang berasal dari PT Medco E&P Malaka ini hari Kamis 28 September 2023

Ada tiga Orang warga dusun Buket Mamplam Gampong Panton Rayeuk dan Banda Alam Kabupaten Aceh Timur termasuk di dalam nya ada anak anak yang berusia 7 tahun ikut terpapar disebab kan oleh ke bocoran Gas yang berasal dari PT Medco E&P Malaka Aceh Timur.

Warga yang menjadi korban hari ini Saipul Bahri 45 tahun warga dusun Buket Mamplam Desa Panton Rayeuk T, Mariani 36 Tahun warga kecamatan Banda Alam, dan Muhammad Haikal 7 tahun yang merupakan anak dari Mariani

BACA JUGA  PEP Zona 4 Kembali Catatkan Keberhasilan Pemboran dengan Produksi Signifikan

“Saat awak Media meng konfirmasi salah seorang keluarga Saipul Bahri korban yang terpapar mengatakan awal mula korban Saipul Bahri merasa Mual pada lambung nya mungkin akibat efek bau yang tercium oleh korban, dan dalam waktu yang bersamaan juga Siupul Bahri merasakan tenggorokannya kering dan terasa sesak pada pernafasannya

Dan saat itu juga keluarga Saipul Bahri meminta bantuan kepada warga sekitar agar Saipul Bahri segera di bawa ke Puskesmas terdekat guna mendapat kan pertolongan oleh pihak medis “ujar keluarga Saipul Bahri.

“Selang beberapa menit kemudian dua warga yang tinggal di kecamatan Banda Alam Mariani 36 tahun dan anak nya Muhammad Haikal 7 tahun juga ikut terpapar dan mengalami hal yang sama dengan Saipul Bahri disebabkan oleh bau yang menyengat di sekitaran PT Medco E&P Malaka yang sampai saat ini belum juga dapat di perbaiki dan Mariani pun bersama anaknya Haikal juga langsung dibawa ke puskesmas terdekat guna mendapat kan pertolongan dari medis.

BACA JUGA  Arinal Djunaidi Apresiasi Inovasi Mesin Pencacah dan Penepung Kabupaten Tubaba

Lebih lanjut keluarga Saipul Bahri menjelaskan peristiwa itu terjadi ketika saat dimana kami baru saja sudah di perboleh kan untuk pulang dari pengungsian ke rumah kami masing masing yang katanya kondisi di pemukiman sudah aman tapi ternyata gas yang bocor Dari PT Medco E&P Malaka saat ini masih tercium bau yang tidak sedap di sekitar pemukiman rumah warga yang berada tidak begitu jauh dari PT Medco E&P Malaka
Saat kami sampai di rumah pagi hari sekitar jam 8 wib namun se sampainya kami dirumah, kami masih saja mencium bau yang tidak sedap seperti bau telur busuk “ungkap kelurga Saipul Bahri.

“Di saat awak media mengkonfirmasi pak Rahmat Humas PT Medco E&P Malaka
melalui via Watsap, Rahmat menjelaskan bahwa Kami masih pelajari bang, Belum dapat informasi yang lengkap dari tim kita yang ada di lapangan, jadi harap sabar ya bang untuk informasi selanjutnya Kita tunggu dulu kabar selanjutnya dari tim yang ada di lapangan ya bang, bila nanti kami mendapatkan informasi dari team yang ada di lapangan pasti kmi akan sampaikan keterangan dan memberi tahu publik terkait kebocoran gas ini bang “ungkap pak Rahmat. (DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru