SMK Negeri 1 Idi Mengelar Praktek Kompetensi Keahlian Desain Dan Produksi Busana

Jumat, 8 Desember 2023 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintametah.co.id – Sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 1 Idi melalui siswa/siswinya mengelar praktek langsung program kompetensi keahlian desain dan produksi busana yang diselenggarakan di halaman dan di ruang desain dan Produksi busana sekolah SMK Negeri 1 Idi, Juma’at, (8/12/2023) pagi.

Kepala kompetensi keahlian program desain dan produksi busana, Erna Wiriana, S.Pd mengatakan kepada media, “Bahwasannya, didalam kegiatan ini, saya selaku kepala program keahlian desain dan produksi busana dan sekaligus merangkap guru pembina siswa /siswi SMK Negeri 1 Idi harus dapat memberi serta mengajarkan tentang tata cara mengkelola bahan mentah kain polos dan kemudian di olah Menjadi busana atau kain yang bermotif batik, bunga dan yang lainnya serta jika kain polos tersebut di olah menjadi kain yang bermotif dan di produksi dalam jumlah yang banyak akan dapat di pasarkan di toko ataupun tempat penjualan kain atau busana.” katanya.

BACA JUGA  Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni Hadiri Rakornas Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2023

Lanjut Erna, beliau berucap tidak menutup kemungkinan, jika nantinya para siswa/siswi setelah nantinya tamat dari sekolah dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya dalam bidang kompetensi keahlian desain dan produksi busana yang mereka dapatkan dari guru sewaktu masih di sekolah. “ujar Erna Wiriana, S.Pd.

Erna Wiriana, S.Pd juga menerangkan terkait bahan apa saja yang digunakan untuk proses pembuatan corak atau gambar bermotif batik, bunga dan motif yang lainnya untuk di gambar di kain, berikut bahan dan peralatan yang digunakan:
1.kain pesmina atau kain putih polos, 2. lilin yang di yang di cairkan, 3. Canting atau alat ukir, 4. kompor dan wajan, 5. Pewarna khusus untuk kain bukan Wantek, 6. water gelas untuk pengikat warna agar tidak mudah luntur, 7. kuas kecil untuk mengecat kain. “ungkap Erna Wiriana, S.Pd.

BACA JUGA  Meriahkan HPN dan HUT PWI, Kominfo Muba Potong Tumpeng Bareng Wartawan

Kegiatan kompetensi keahlian desain dan produk busana di SMK Negeri 1 idi ini juga di dampingi 2 orang perwakilan dari Universitas Negeri medan (unimed) yaitu Hendri Iskandar, S.Pd., M.P.D.T dan Hanafi Hasan, S.Pd., MT.

Hendri Iskandar, S.Pd., M.P.DT menjelaskan saat dikonfirmasi oleh media, terkait praktek kompetensi keahlian desain dan produk busana di SMK Negeri 1 Idi, Ia berkata, fungsi kami hadir di SMK Negeri 1 Idi ini adalah, sebagai pendamping sekolah menjalankan SMK pusat keunggulan, kenapa dibilang SMK pusat keunggulan karena SMK inilah yang menerapkan teaching facthory terutama yang berhubungan dengan dunia usaha dan dunia industri, ” ujar Hendri.

Lanjut Hendri menerangkan, ada beberapa produk yang memang produk tersebut ialah hasil perkawinan antara SMK dan dunia industri maka dari tugas dan fungsi kami berdua hadir di Kegiatan SMK Negeri 1 Idi ini hanya mendampingi kegiatan yang dijalankan oleh SMK dan kami adalah perwakilan dari kementrian pusat untuk mendampingi SMK, dan SMK ini kan dibawah distrik,”terangnya.

BACA JUGA  Sungguh Miris Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk, Nenek 80 Tahun Harapkan Bantuan Pemerintah

Dan kami berdua hadir dikegiatan SMK ini juga untuk bersama sama dengan pihak sekolah SMK Negeri 1 Idi agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik serta membantu mensukseskan kegiatan kompetensi keahlian desain dan produk busana ini, dan kami hanya sebagai mitra kegiatan SMK PK dan selama 2 tahun kedepan kami menjadi pendamping kegiatan SMK pusat keunggulan di Aceh Timur, ” Pungkas Hendri Iskandar, S.Pd., M.P.D.T.

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru