Wakil Ketua TKD Sumsel, Himbau Agar Debat Capres Harus Objektif

Minggu, 7 Januari 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Wakil Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Selatan, Ki Edi Susilo himbau debat Calon Presiden (Capres) harus menampilkan kerasionalan dalam politik, tidak perlu menampilkan hal-hal yang tendesius yang memantik emosi di ruang publik, Minggu (07/01/2024).

Debat Capres ketiga berlangsung di Istora Senayan, Jakarta dengan tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik, cukup menyita perhatian publik.

Saat di hubungi Media Tintamerah.com, Ki Edi Susilo menyampaikan apresiasi kembali kepada penyelenggara Pemilu yang telah bekerja maksimal menyiapkan acara debat Capres dan Cawapres.

“Kami dari TKD Sumsel mengucapkan ribuan terima kasih kepada KPU RI yang telah bekerja keras untuk penyelenggaraan Debat Capres,” Tutur Ki Edi

BACA JUGA  Indroyanto Seno Adji: Kerumunan di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana

Tetapi sebagaimana tuntutan pihaknya di awal Debat pertama berlangsung yaitu agar pihak penyelenggara debat dapat meminimalisir calon-calon presiden yang tendensius menyerang pribadi lawannya.

“Dari awal kami sudah mengingatkan agar KPU RI seyogyanya memberikan ruang yang demoratis dan obyektif dalam paparan visi dan misi saat debat berlangsung, dan bukan malah menyerang personal lawan capres lainnya,” ungkapnya

Karena hal demikian dinilai oleh Tim TKD Sumatera Selatan, melalui Wakil Ketua, Ki Edi Susilo, bahwa pernyataan tendensius dan subyektif tersebut tidak pantas disajikan apalagi dari seorang Capres.

“Jika suasana debat seperti ini terus berlangsung, maka kami mewanti wanti akan ada potensi konflik, karena dari kandidat presidennya sendiri yang menyalakan api dipendukungnya” tegasnya

BACA JUGA  Garda Prabowo Sumsel Desak Inspektorat Segera Nonaktifkan Oknum Kepsek SMKN 3 dan SMAN 3 OKU

Perlu diingatkan, bahwa Debat ketiga yang telah berlangsung semalam, Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo dan terutamanya Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan sudah sangat tendensius melontarkan serangan ke Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto.

“Yang dibahas oleh kandidat 01 sangat tidak obyektif, karena ia selalu memojokkan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 02, Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dengan pernyataa etika dan sebagainya”. Papar Ki Edi

Namun, karena keluasan dan kebesaran hati Pak Prabowo, beliaupun hanya melakukan aksi bertahan dengan kembali sedikit melontarkan serangan balik kepada dua Capres lainnya itu.

“Pak Prabowo menegaskan jangan terlalu teoritis, karena data pertahanan tidak boleh diumbar di muka umum”. Kata Ki Edi sembari menirukan Pak Prabowo saat menjawab jawaban saat debat ketiga dimaksud

BACA JUGA  Polisi dan Santri Ponpes Aulia Cendekia Bershalawat Bersama

Menurut Ki Edi Susilo, tensi politik 2024 sudah sangat tinggi, seyogyanya semua pasangan capres harus menampilan kerasionalan dalam politiknya, tidak perlu menampilkan hal-hal yang tendensius yang memantik emosi di ruang publik.

Selanjutnya Ki Edi juga mengajak semagaimana Pak Prabowo juga telah mengajak semua bangsa bersatu rukun, dengan kerukunan dengan persatuan kita akan kuat.” Tutup Ki Edi

Berita Terkait

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Berita Terbaru