Marching Band Polda Sumsel Tampil Memukau dalam Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke – 80

Minggu, 17 Agustus 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id -, Marching Band Athidira Wirabhakti Polda Sumatera Selatan tampil memukau dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke – 80 yang di gelar Seputaran Halaman Griya Agung Palembang, Minggu (17/08/2025) pagi

Bahkan gerakan Kayang yang berulang ulang dilakukan Stikmaster Marching Band tersebut ramai ditonton sehingga banyak tamu yang mengabadikan moment tersebut atau berswafoto menggunakan gadget.

“Marching Band ini dibentuk saat kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Prof DR Eko Indra Heri,MM  akhir tahun 2020, dengan tujuan menumbuhkan kebersamaan, semangat dan kekompakan serta kedisplinan khususnya anggota Polda Sumsel yang baru lulus dari pendidikan,” kata Pembina Marching Band Athidira Wirabhakti Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi  melalui Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo.

BACA JUGA  KOMANDO MAHAR Menyatakan Sikap Siap Menangkan Mawardi - Anita Menuju Sumsel 1

Kepada insan Pers, Minggu (17/08/25), pagi, Sudrajad menyebut Marching Athidira Wirabhakti saat ini merupakan angkatan kelima dengan jumlah 155 personil Lulusan Bintara SPN Betung. Proses pembentukan setiap generasi membutuhkan waktu dua bulan setelah setiap personil ditunjuk untuk siap menjadi anggota Marching Band.

“Tahun yang lulus pendidikan di SPN berikutnya akan di bentuk untuk menggantikan angkatan sebelumnya, jadi nanti beberapa bulan kedepan mendatang Marching Band Athira Wirabhakti akan tampil di SPN Betung sekaligus untuk memperlihatkan kepada adik-adiknya yang akan dilantik,” ucap Alumni Akpol 1996 itu.

Mantan Kapolres Balangan Polda Kalsel ini menceritakan setiap bagian Marching Band diantaranya, Stikmaster, Penabuh Drum, Field Commader, Perkusi, Terompet dan Saxophone.

BACA JUGA  Maret 2023, “MAZAI” Ajak Teater Sekolah Bersaing dalam Parade Teater

“Semua bagian memiliki karakter masing masing, seperti penabuh drum kita pilih anggota berpostur tubuh yang tinggi dan berbadan tegap,” jelasnya.

Tidak hanya lagu kenegaraan, Marching Band yang sempat terbatas untuk tampil akibat Pandemi Covid 19, kini juga mampu mempertunjukan lagu kekinian.

“Saat ini kita sudah menguasai 20 lagu kekinian, waktu belajar hanya satu hingga dua minggu. Bahkan kita memanggil pelatih dari luar dan juga didampingi dari lulusan Akpol,” ungkapnya.

Pria berpangkat melati 3 ini juga menyampaikan penampilan Marching Band dalam Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 80 di  Griya Agung mendapat sorotan khusus dan atensi dari Gubernur Herman Deru dan jajaran Forkopimda Sumsel, bahkan usai acara Herman Deru mengajak Foto bersama bersama Forkopimda Provinsi Sumsel dengan Marching band Athidhira Wira Bhakti Polda Sumsel.

BACA JUGA  Satgas Yonif Raider 200/BN Hadiri Ibadah Bersama Jemaaat Gereja Bethel Indonesia

“Sebelumnya kita tampil di Kawasan Kambang Iwak, BKB Palembang dan rangkaian kegiatan menyambut Tamu dari Mabes Polri dan Permintaan dari Pemda Provinsi Sumsel serta steakholder lain,” tutupnya.

 

(editor: efran/tintamerah)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru