“Rekonsiliasi Serepat Serasan: H. Ubaidillah Buka Suara Soal Mencairnya ‘Perang Dingin’ Asgianto-Heri Amalindo”

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pertemuan Asgianto-Heri Amalindo. (Dok/H. Ubaidllah)

Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pertemuan Asgianto-Heri Amalindo. (Dok/H. Ubaidllah)

PALI | tintamerah.co -, Dinamika politik di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini memasuki babak baru yang penuh harapan. Setelah sempat diwarnai ketegangan pasca-Pilkada dan berbagai persoalan legalitas transisi kepemimpinan, sebuah “angin segar” kini bertiup kencang. Kabar mengenai rencana pertemuan strategis antara Bupati PALI saat ini, Asgianto, ST, dengan mantan bupati sekaligus tokoh sentral PALI, Dr. Ir. H. Heri Amalindo, MM, menjadi pembicaraan hangat di berbagai kalangan.

“Langkah Luar Biasa”: H. Ubaidillah Angkat Bicara

Merespons kabar yang kian santer tersebut, Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, akhirnya buka suara. Dalam sebuah tanggapan yang terekam secara lugas, politisi senior ini menyatakan dukungan penuhnya terhadap rencana pertemuan kedua tokoh besar tersebut.

BACA JUGA  Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!

“Ini adalah langkah yang sangat luar biasa bagi masa depan PALI,” tegas Ubaidillah kepada tintamerah.co, Jumat (20/3/2026).

Bagi sang Ketua DPRD, duduknya dua pemimpin ini dalam satu meja bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan simbol kedewasaan berpolitik yang matang. Ubaidillah menekankan bahwa kepentingan rakyat Bumi Serepat Serasan harus berada di atas segala ego personal maupun perselisihan masa lalu.

Menembus Kebuntuan Politik

Pertemuan ini dianggap sangat krusial mengingat sejarah transisi kepemimpinan yang sempat “panas”. Publik masih ingat bagaimana prosesi serah terima jabatan (sertijab) sempat terkendala oleh absennya Heri Amalindo karena persoalan legalitas SK pemberhentian, yang kemudian berlanjut pada gugatan di PTUN.

Namun, dengan keterlibatan aktif tokoh seperti H. Ubaidillah yang mendorong rekonsiliasi, harapan untuk melihat PALI yang lebih harmonis kian nyata. “Kita tidak boleh tersandera oleh masa lalu. PALI butuh sinergi antara pengalaman senior dan semangat pemimpin muda,” tambah Ubaidillah dalam nada yang menggugah.

BACA JUGA  Strategi Transformasi PALI 2026: Kejar Target Investasi Rp2 Triliun, Fokus pada Hilirisasi dan Pemberdayaan UMKM

Menanti Dampak Nyata bagi Masyarakat

Bagi masyarakat PALI, pernyataan H. Ubaidillah yang memberikan restu politik ini menjadi jaminan bahwa roda pemerintahan akan berjalan lebih stabil. Rekonsiliasi antara Asgianto dan Heri Amalindo bukan hanya soal perdamaian elite, melainkan soal keberlanjutan pembangunan yang tidak lagi terhambat oleh riak-riak politik.

Jika Asgianto membawa energi baru dan visi masa depan, Heri Amalindo adalah pemegang “kunci” sejarah dan fondasi pembangunan PALI. Penyatuan dua kekuatan ini, menurut Ubaidillah, akan menjadi modal sosial yang tak ternilai harganya.

Kesimpulan: Fajar Baru Kepemimpinan

Kini, publik tinggal menanti detik-detik pertemuan itu terjadi. Dengan dukungan moral dari Gedung Wakil Rakyat melalui suara H. Ubaidillah, pintu rekonsiliasi telah terbuka lebar. Bumi Serepat Serasan siap menyongsong fajar baru—sebuah era di mana persatuan menjadi mesin utama penggerak kemajuan daerah.

BACA JUGA  Polres PALI Kirim Empat Pelukis dan Lomba Mewarnai

 

Laporan: Efran

 

Berita Terkait

DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga
PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”
“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”
“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik
Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!
Skandal Pengurasan Gas Melon Terbongkar: Pangkalan di Pendopo Diduga “Jual” Hak Rakyat PALI ke Luar Daerah, Pimpinan DPRD Meradang!
Setelah Jaranan Kini Majelis Taklim, PSI PALI Kian Membumi Bersama Heri Amalindo di Momentum 1 Muharram
Hentakkan Bumi Serepat Serasan, Jaranan Restu Budoyo Bersatu Dukung Penuh PSI PALI di Momentum 1 Muharram!

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:34 WIB

DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:40 WIB

PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:50 WIB

“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:39 WIB

“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!

Berita Terbaru