SUMSEL MEMBARA! Tim Gabungan TNI-Polri Sikat Habis Puluhan Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin

Rabu, 15 April 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel gabungan TNI-Polri menggunakan alat berat saat menutup paksa 31 sumur minyak ilegal di wilayah Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Senin (13/04/2026). Operasi ini merupakan bentuk konsistensi aparat dalam memberantas praktik illegal drilling yang merugikan negara. (Foto: Dok/Polda Sumsel)

Personel gabungan TNI-Polri menggunakan alat berat saat menutup paksa 31 sumur minyak ilegal di wilayah Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Senin (13/04/2026). Operasi ini merupakan bentuk konsistensi aparat dalam memberantas praktik illegal drilling yang merugikan negara. (Foto: Dok/Polda Sumsel)

MUBA | tintamerah.co -, Pesan tegas dikirimkan aparat penegak hukum bagi para pelaku penambangan liar di Sumatera Selatan: Tidak ada ruang untuk ilegalitas.

Dalam operasi besar-besaran yang digelar Senin (13/04/2026), personel gabungan dari Ditreskrimsus Polda Sumsel, Brimob, TNI, hingga Pomdam II/Sriwijaya merangsek masuk ke wilayah Kecamatan Bayung Lencir dan Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Hasilnya, puluhan titik aktivitas Ilegal Drilling dan Ilegal Mining rata dengan tanah.

Batas Kesabaran Habis: Alat Berat Diterjunkan

Langkah represif ini diambil setelah upaya persuasif dan imbauan humanis agar pelaku melakukan pembongkaran mandiri diabaikan. Tanpa kompromi, aparat menerjunkan alat berat untuk menghancurkan infrastruktur tambang liar tersebut.

BACA JUGA  Ketua IWO MUBA Angkat Bicara atas SP3 Tiga Wartawan di PALI

“Operasi ini adalah bukti konsistensi penegakan hukum. Sebanyak 31 sumur minyak ilegal ditutup paksa dan 14 pondok tempat persembunyian pelaku diratakan,” tulis laporan resmi yang diterima tintamerah.co, Rabu (15/4/2026).

Sorotan Tajam: Cegah Oknum ‘Backing’

Ada yang menarik dalam operasi kali ini. Kehadiran Pomdam II/Sriwijaya dan Subdenpom Persiapan Sekayu di garda depan bukan tanpa alasan. Keterlibatan polisi militer ini bertujuan untuk menyisir dan memastikan tidak ada oknum TNI yang menjadi “payung” atau pelindung di balik bisnis haram tersebut.

Sebanyak 58 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan seluruh aktivitas pengeboran minyak ilegal benar-benar mati total. Sinergi lintas instansi ini menunjukkan bahwa negara tidak akan kalah oleh mafia tambang.

BACA JUGA  Ini Pesan Pj Bupati Apriyadi Mahmud Saat Pisah Sambut Kapolres Muba

Poin Utama Operasi Penertiban:

  • Lokasi: Kec. Bayung Lencir dan Kec. Keluang, Kab. Musi Banyuasin.
  • Kekuatan: 58 Personel Gabungan (Polri, TNI, Brimob, Pomdam, & Pihak Perusahaan).
  • Hasil: 31 Sumur Minyak Ilegal ditutup, 14 Pondok dihancurkan.
  • Metode: Penindakan tegas menggunakan alat berat pasca-masa imbauan berakhir.

Komitmen Hijau dan Penegakan Hukum Berkelanjutan

Penertiban ini bukan sekadar aksi sesaat, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menyelamatkan sektor energi nasional dan menjaga kelestarian lingkungan di Sumatera Selatan yang selama ini rusak akibat praktik serampangan para penambang liar.

Penutupan sumur-sumur ini diharapkan menjadi titik balik bagi supremasi hukum di Bumi Sriwijaya. Aparat menegaskan bahwa pengeboran minyak tanpa izin adalah kejahatan serius yang merugikan negara dan membahayakan keselamatan jiwa masyarakat sekitar.

BACA JUGA  Ketua IWO Muba: Jangan Mengintimidasi dan Menyentuh Pribadi Wartawan

Negara hadir, hukum tegak, dan aktivitas ilegal harus dihentikan secara permanen!

 

Laporan: yulie | Editor: efran

Berita Terkait

Gerebek Kontrakan di Sungai Lilin, Satresnarkoba Polres Muba Gulung Dua Pengedar dan Sita 24 Paket Sabu
Berkah Ramadan dari Singkong: Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Mocaf Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa
Dorong Penerimaan Pajak, Pemkab Muba Gandeng Bank Sumselbabel
Lewat Inovasi GASPOL, PHE Jambi Merang Torehkan Prestasi di Ajang APQO 2025
PJS Muba Salurkan Sembako kepada Korban Rumah Kebakaran di Kelurahan Serasan Jaya
Sekolah Lestari Berdikari Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Lingkungan
Tak Mau Warganya Kesulitan Akses, Gubernur Herman Deru Instruksikan Revitalisasi Jembatan P6 Lalan Muba Rampung Akhir Tahun 2025
Beredar Berita Perbuatan Asusila Viral di Media, Anggota DPRD MUBA Rahman Halim: Itu Tidak Benar

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:45 WIB

Gerebek Kontrakan di Sungai Lilin, Satresnarkoba Polres Muba Gulung Dua Pengedar dan Sita 24 Paket Sabu

Rabu, 15 April 2026 - 19:53 WIB

SUMSEL MEMBARA! Tim Gabungan TNI-Polri Sikat Habis Puluhan Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:43 WIB

Berkah Ramadan dari Singkong: Sentuhan PHE Jambi Merang Ubah Mocaf Jadi Harapan Baru Ekonomi Desa

Rabu, 29 Oktober 2025 - 11:56 WIB

Dorong Penerimaan Pajak, Pemkab Muba Gandeng Bank Sumselbabel

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:56 WIB

Lewat Inovasi GASPOL, PHE Jambi Merang Torehkan Prestasi di Ajang APQO 2025

Berita Terbaru