Mawardi Yahya Tegaskan Pemprov Bersama 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Kompak Kejar Target Turunkan Angka Stunting Sebesar 14 Persen di Tahun 2024

Kamis, 8 September 2022 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Pemerintah Provinsi Sumsel akan siap mendukung percepatan penurunan angka stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024, sesuai program Pemerintah Pusat.

“Provinsi Sumsel akan sekuat tenaga menyukseskan program ini bersama 17 Kabupaten/Kota agar ditahun 2024 angka 14 persen itu tercapai,” kata Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya saat membuka Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumsel di Hotel Novotel Palembang, Kamis (8/9).

Untuk mencapai target sebut, Wagub mengharapkan   tim yang sudah dibentuk dalam percepatan penurunan  stunting  benar-benar menyentuh masyarakat,  agar program penurunan stunting  di Sumsel dapat  berjalan  dengan sukses.  Bukan itu saja Pemprov Sumsel lanjut Wagub telah  mengintruksikan  OPD terkait  agar dapat menyiapkan anggaran dalam mendukung penurunan stunting.

BACA JUGA  Peringatan HAORNAS ke-40 di Kabupaten Lampung Utara Dihiasi Atraksi Beladiri dan Senam Massal

“Tentu kegiatan ini tidak bisa sukses jika tidak ada kerjasama dan sinergi   semua pihak yang terkait,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Pusat, Dr Hasto Wardoyo mengatakan sesuai amanat Presiden  untuk  melakukan percepatan penurunan stunting,  BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Tim untuk percepatan  dilapangan.

“Target tahun 2024 sebesar 14 persen, dalam penurunan stunting ini agar kita lebih fokus pada keluarga muda. Artinya keluarga muda akan menjadi objek sasaran utama.  Dia mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumsel yang sudah terus mendukung dalam penurunan stunting.

“Ini luar biasa atas dukungan dan komitmen Pemprov Sumsel bersama Forkopimda dan Bupati/Walikota se Sumsel yang terus mendorong stunting,” tutupnya.

BACA JUGA  Unsri Menggelar Wisuda ke 158, Sebanyak 1.610 Mahasiswa Diwisuda

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Mediharyanto mengatakan pada tahun 2022 berdasarkan Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, lanjutnya BKKBN mendapatkan mandat baru yaitu menurunkan angka stunting di Indonesia dari 27,67 % pada tahun 2019 menjadi 14 % pada tahun 2024.

“Jika kita lihat dari hasil laporan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021, angka stunting di Indonesia sudah menurun menjadi 24,40 % dan Provinsi Sumatera Selatan termasuk salah satu dari 17 Provinsi dalam Kategori dengan angka prevalensi stunting tinggi yaitu dengan angka prevalensi balita stunting adalah 24,8 % (standar 20 – < 30 %). Sehingga perlu kerja keras dan kerja sama dengan berbagai sektor terkait, baik antar Kementerian/Lembaga maupun kepada organisasi/mitra kerja profesional),” katanya.

BACA JUGA  PWI Kabupaten Aceh Timur Gelar Pelatihan Jurnalis OlahRaga Tahun 2023

Untuk itu, langkah dan strategi dalam percepatan penyelenggaraan program bangga kencana tahun 2022 di Provinsi Sumatera Selatan diperlukan sinergitas, integrasi dan akselerasi serta komitmen para pemangku kebijakan dan mitra kerja termasuk juga tingkatan di wilayah lini lapangan.

“Adanya rekonsiliasi dalam rangka sinkronisasi yang bertujuan dapat mengambarkan situasi dan kondisi yang real time serta melihat keberhasilan/kegagalan terhadap hasil kerja TPPS dalam percepatan penurunan stunting yang telah dilaksanakan pada 17 Kabupaten/kota terhadap di Provinsi Sumsel,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi
Sinergi Era Digital: Korem 044/Gapo Gembleng Prajurit Jadi ‘Arsitek’ Informasi Kreatif dan Humanis

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:24 WIB

Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Berita Terbaru