Bukit Asam (PTBA) Raih Platinum di Asia Sustainability Reporting Rating 2024

Kamis, 21 November 2024 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil meraih peringkat Platinum dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2024 yang diselenggarakan National Center for Corporate Reporting (NCCR) di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

Penghargaan tersebut diberikan karena Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disampaikan PTBA dinilai telah memenuhi Standar GRI (Global Reporting Initiative) 2021, peraturan OJK, Standar GRI Sektor, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), dan standar lainnya serta telah diverifikasi oleh pihak ketiga berdasarkan Standar Jaminan Keberlanjutan: AA1000 dan ISAE 3000, sehingga memiliki kualitas dan kredibilitas tinggi di tiap upaya perusahan dalam aspek berkelanjutan.

“Terima kasih atas apresiasi yang telah diberikan. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas transparansi dan akuntabilitas kami dalam mendukung keberlanjutan. Tentunya ini semakin memotivasi kami untuk senantiasa menjalankan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam upaya menghadirkan energi tanpa henti untuk Indonesia,” kata Suherman, Direktur Sumber Daya Manusia PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

BACA JUGA  Ledakan Ekonomi Malam Hari: Ratu Dewa & Herman Deru Sulap Jalan Atmo Jadi Pusat Magnet Wisata Baru!

Dalam mendukung keberlanjutan, PTBA senantiasa menerapkan prinsip pertambangan terbaik (Good Mining Practice). Upaya-upaya yang dilakukan, di antaranya reklamasi lahan pasca tambang, rehabilitasi daerah aliran sungai (DAS), pengembangan lahan basah buatan (constructed wetland), elektrifikasi peralatan pertambangan hingga digitalisasi pertambangan.

ASRRAT pada tahun ini mengusung tema “Enhanced Transparency and Accountability for Sustainable Business” merupakan ajang penghargaan atas Laporan Keberlanjutan yang menyoroti komitmen terbaik dalam praktik tata kelola perusahaan pada aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial yang berkelanjutan.

Penghargaan ini diselenggarakan oleh National Center for Corporate Reporting (NCCR) sejak tahun 2005 dan telah diikuti oleh 68 perusahaan Indonesia serta 7 perusahaan lainnya dari Filipina, Bangladesh, Rusia, Australia.

BACA JUGA  Final Kejuaraan Sepak Bola Bupati CUP Aceh Timur

NCCR menetapkan empat peringkat Laporan Keberlanjutan, yaitu Platinum (tertinggi), Emas, Perak, dan Perunggu. Proses penilaian melibatkan tim juri yang terdiri dari para ahli yang berasal dari berbagai universitas, serta tim asesor yang memiliki sertifikasi di The Certified Sustainability Reporting Specialist+ (CSRS+).

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

*Niko Chandra*
_Corporate Secretary_
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru