Bukit Asam (PTBA) Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

Sabtu, 18 Mei 2024 - 11:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turut bergerak memberikan bantuan untuk para korban bencana banjir bandang lahar dingin di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Berbagai bantuan disalurkan PTBA pada Sabtu (18/5/2024), di antaranya yakni beras, sarden, minyak, mie instan, susu, air mineral, obat-obatan, hingga perlengkapan untuk salat.

Dalam aksi kemanusiaaan ini, PTBA juga mengirimkan Tim Tanggap Bencana yang terdiri dari Tim Rescue, Tim Medis, dan Tim Sustainability. Tim Rescue PTBA segera bergabung dengan Tim Satgas untuk mencari korban banjir lahar dingin yang belum ditemukan serta membantu masyarakat dalam perbaikan sarana darurat.

Sedangkan Tim Medis PTBA mendirikan posko kesehatan gratis di PolKesDes (Poliklinik Kesehatan Desa) Kenagarian Parambahan serta memberikan obat-obatan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam. Lalu Tim Sustainability berkolaborasi dengan Tim PTBA Unit Pertambangan Ombilin menyalurkan bantuan sembako ke Kabupaten Tanah Datar dan Agam.

BACA JUGA  Heriyansyah Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Pancasila Aceh Timur Secara Aklamasi

General Manager PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pertambangan Ombilin, Yulfaizon, menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas bencana yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam.

“Kami sangat berbelasungkawa atas apa yang terjadi di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam. Semoga bantuan yang diberikan oleh PT Bukit Asam Tbk seperti bantuan rescue, bantuan medis dan bantuan sembako ini dapat meringankan beban para saudara kita yang terdampak bencana dan semoga korban-korban yang hilang segera dapat ditemukan,” kata Yulfaizon.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan PTBA. Beliau berharap bantuan tersebut bisa membantu para korban bencana.

“Di sini kami masih mencari 11 orang (korban banjir bandang lahar dingin) yang belum ditemukan, semoga dengan bantuan dari teman-teman semua, khususnya PT Bukit Asam dapat membuahkan hasil yang memuaskan. Kemudian saya juga mengucapkan terima kasih atas bantuan sembako dan obat-obatan yang telah diberikan. Semoga semua ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan keluarga korban,” ujar Eka Putra.

BACA JUGA  Kadispora Aceh Timur Tinjau Lokasi Wisata di Kecamatan Serbajadi Lokop

Senada, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam H Edi Busti berharap supaya bantuan dari PTBA bisa meringankan beban para korban bencana serta membantu pemulihan.

“Ada 2 kecamatan yang terdampak dan ada 23 korban yang meninggal, 1 belum ditemukan. Serta kerusakan-kerusakan yang belum dapat diperkirakan totalnya. Semoga dengan adanya bantuan dari para donatur dan PTBA dapat meringankan beban mereka yang tertimpa musibah,” ucapnya.

Rina, salah satu warga yang terdampak banjir bandang lahar dingin, menuturkan bahwa anaknya masih trauma akibat bencana. “Setiap habis magrib dan hari hujan, histeris trauma anaknya masih belum hilang sampai saat ini. Semoga dengan Bantuan Medis dengan Trauma Healing kepada anak-anak dapat mengurangi tingkat depresi anak saya dan anak-anak lainnya,” ungkapnya.

BACA JUGA  Perbaiki Jalan Desa, Kades Taja Mulya Ajak Warganya Gotong Royong

Korban bencana lainnya, Burhan, bercerita bahwa rumah dan seluruh hartanya hilang terseret banjir lahar dingin. Namun ia bersyukur berbagai pihak, termasuk PTBA, mengulurkan tangan untuk membantu para korban untuk kembali bangkit.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PT Bukit Asam yang sudah memberikan bantuan kesehatannya di PolKesDes, alhamdulillah untuk bantuan-bantuan yang telah diberikan semoga dapat membantu memperbaiki kondisi yang terjadi saat ini, ” tutupnya.

Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:

Niko Chandra
Corporate Secretary
PT Bukit Asam Tbk
nchandra@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru