Palembang | Tintamerah.co.id – Puluhan Massa Ormas Perkumpulan Gerakan Cendana Grup menggelar aksi demo di halaman Mapolda Sumsel, Jumat (5/7/2024).
Tujuan aksi yang digelar dihalaman Mapolda Sumsel:
1. Mendesak Kapolda untuk mengatensi perkara dugaan penggunaan ijazah palsu yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Remban berinisial R, kabupaten Muratara Sumatera Selatan.
2. Mendesak Kapolda Sumsel untuk mengambil alih perkara yang ditangani oleh Polres Muratara terkait dugaan penggunaan ijazah palsu yang dilakukan oleh oknum Kades desa Remban.
3. Meminta Kapolda Sumsel segera menyelesaikan perkara dugaan penggunaan ijzah palsu karena sudah dianggap berlarut-larut.
4. Meminta Kapolda segera melakukan pemanggilan kepada saksi-saksi dalam perkara dengan penggunaan ijzah palsu.
5. Segera tetapkan oknum Kades Remban sebagai tersangka yang diduga melakukan pemalsuan ijazah.
6. Meminta Kapolda Sumsel segera memanggil penyidik sampai Kapolres Muratara dalam kelalaian menyelesaikan perkara dugaan pengunaan ijazah palsu yang dilakukan oknum Kepala desa Remban.
Hal tersebut diungkapkan, Korlap Cendana Grup, Kip Firli Hibilah saat diwawancara usai aksi.
“Aksi kita hari ini terkait dugaan ijazah palsu yang telah kita laporkan ke Polsek Rawa Serudu, kabupaten Muratara yang sempat tertunda beberapa tahun. Kami juga sudah menggelar aksi di Polres Muratara dan pada saat itu diterima dengan baik oleh Kapolres Muratara dan beliau berjanji ingin menyelesaikan masalah tersebut. Sampai 2 hari yang lalu kami terus berkomunikasi tetapi belum ada panggilan dari piha Polres Muratara,” ujarnya.
Dia mengatakan telah membawa berkas-berkas berupa bukti-bukti yang kuat, sehingga itu dapat menjadi acuan bagi mereka. Sampai 2 hari yang lalu belum juga ada pemanggilan.
“Kami menyimpulkan rasa khawatir dan curiga kepada Polres Muratara. Sehingga kita bersama teman-teman Cendana Grup memutuskan untuk menggelar aksi damai di Mapolda Sumsel hari ini. Tanggapan dari pihak Polda Sumsel mengatakan akan diselesaikan dan dikomunikasikan dengan pihak Polres Muratara,” ungkapnya.
(HA)















